Garuda hilangkan diskon Natal dan Tahun Baru

Garuda akan menambah frekuensi penerbangan untuk memperkecil kemungkinan delay.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Garuda hilangkan diskon Natal dan Tahun Baru
Tiket pesawat dan airport tax. ©2012 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) berencana menghilangkan sistem potongan harga atau diskon untuk penjualan tiket selama Natal dan Tahun Baru.

Langkah tersebut diambil karena Garuda tidak akan menaikkan harga tiket pada high season. "Kami hilangkan diskonnya karena memang tidak ada kenaikan harga tiket, dari tanggal 20 Desember hingga 7 Januari," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang ditemui di Hotel Four Season, Jakarta Kamis (06/12).

Emir mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, Garuda hanya akan menambah kapasitas penumpang atau menggunakan pesawat dengan kapasitas besar.

"Lonjakan sudah mulai ada dan kita akan menambah kapasitas seat sebanyak 11.000 seat," tegasnya.

Beberapa jenis pesawat dengan kapasitas besar yang akan dipersiapkan Garuda salah satunya pesawat jenis Boeing 700-400 dengan kapasitas 400 penumpang. Penggunaan pesawat jenis Boeing dipersiapkan Garuda utamanya untuk tujuan penerbangan Jakarta-Singapore dan Denpasar-Hong Kong.

"Itu rute yang biasanya mulai ramai," katanya.

Untuk memenuhi tingginya permintaan, Garuda akan menambah frekuensi penerbangan. Penambahan frekuensi penerbangan diyakini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya penundaan (delay) jadwal penerbangan.

Lonjakan penumpang jelang liburan akhir tahun ini cukup signifikan jika dibanding dengan masa liburan akhir tahun lalu. Namun, puncak dari lonjakan penumpang diperkirakan H-2 Natal dan tahun baru.

Rekomendasi