PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan menunjuk penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) terkait penerbitan obligasi sebesar USD 200 juta pada awal tahun 2013. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli pesawat baru dan belanja modal.
"Kita belum menunjuk underwriter tapi Insya Allah awal tahun depan sudah ada," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang ditemui di Hotel Four Season, Jakarta Kamis (06/12).
Perusahaan maskapai penerbangan pelat merah tersebut akan menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS dan rupiah. Masing-masing setara USD 100 juta. "Rencana begitu. Setengah-setengah," tegasnya.
Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana menerbitkan obligasi sebesar USD 200 juta pada semester satu 2013. Dana hasil emisi surat utang itu akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan senilai USD 200-400 juta.