Kondisi cuaca yang tak menentu dalam tiga bulan ini, membuat penjualan alat berat United Tractor belum menunjukkan peningkatan. "Curah hujan yang tinggi pada kuartal pertama menyebabkan pengiriman alat ke lokasi pelanggan dan proses logistik menjadi agak terhambat," ujar Direktur United Tractor Gidion Hasan di Jakarta, Jumat (20/4).
Pada kuartal pertama tahun ini, perseroan hanya mampu mencatatkan volume penjualan alat berat yang tidak jauh dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.207 unit Komatsu.
Sedangkan pada unit anak usaha perseroan yang bergerak dibidang tambang, PT Pamapersada Nusantara (Pama), mencatatkan peningkatan produksi batubara sebesar 9 persen atau menjadi 21,2 juta ton.
Dengan peningkatan volume pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 17 persen menjadi 196,0 juta bcm (bank cubic meter). Sementara penjualan batu bara pada kuartal I meningkat menjadi 1,52 juta ton dari 1 juta ton pada tahun 2011.
Hingga akhir 2011, perseroan mencatat volume penjualan alat berat Komatsu sebanyak 8.467 unit atau naik 57 persen dari tahun 2010. Sedangkan pada anak usaha (Pama) sepanjang kinerja 2011, mencatatkan peningkatan produksi batu bara sebesar 11 persen, dari sebelumnya 77,9 juta ton menjadi 86,8 juta ton batu bara.