Orang terkaya di dunia versi Bloomberg dan Forbes, Carlos Slim disinyalir mengalami penurunan kekayaan yang signifikan minggu ini.
Dalam berita yang dilansir Bloomberg, kekayaan Slim turun USD 1,5 miliar dalam seminggu ini (sekitar Rp 13,65 triliun dengan kurs Rp 9.100 per USD).
Konglomerat pemilik perusahaan telekomunikasi Meksiko ini telah kehilangan hartanya dari saham perusahaan yang dia miliki, yaitu America Movil SAB, yang turun 2,2 persen dari 4 April lalu.
Padahal pria berumur 72 tahun ini telah menyandang gelar orang terkaya di dunia dengan kekayaan sebesar USD 69,2 miliar (setara Rp 630 triliun).
Selain Slim, 20 orang terkaya dunia juga mengalami penurunan kekayaan sebesar USD 9,1 miliar (setara Rp 82,8 triliun) pada pekan yang sama.
Orang terkaya kedua di dunia, Bill Gates juga mengalami penurunan kekayaan sebesar USD 558,1 juta (Rp 5 triliun) dalam seminggu dari kekayaan dia semula USD 63,2 miliar.
Pasar global akhir-akhir ini memang mengalami penurunan setelah Federal Reserve tidak kunjung mengumumkan stimulus moneter untuk Amerika Serikat.
Konglomerat lain asal China yang juga merupakan orang terkaya kedua di Asia, Li Ka-Shing juga kehilangan USD 144 juta (Rp 1,3 triliun) dalam pekan ini. Saham perusahaan dia, Hutchison Whampoa, telah mengalami penurunan sebesar 1,1 persen pada perdagangan di pasar efek Hong Kong kemarin.
Sementara konglomerat asal Brasil, Eike Batista mengalami penurunan harta sebesar USD 574,4 juta (Rp 5,2 triliun) minggu ini seiring dengan saham perusahaan dia yaitu OGX Petroleo & Gas Participacoes turun 3 persen.