Pisau dapur yang digunakan hampir setiap hari dapat mengalami penurunan ketajaman karena mata pisau terus mengalami keausan saat digunakan. Kondisi ini tidak selalu berarti pisau harus diganti karena ketajamannya masih dapat dipulihkan dengan teknik pengasahan yang sesuai.
Pengasahan perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi mata pisau, sudut tepi, serta jenis alat yang digunakan. Selain mengasah ketika pisau mulai tumpul, kebiasaan menggunakan dan menyimpan pisau dengan benar juga dapat membantu menjaga kondisi mata pisaunya.
Lebih lanjut, ketahui cara membuat pisau dapur kembali tajam meski sering dipakai, dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber pada Kamis (17/9).
Advertisement
1. Gunakan Honing Steel untuk Merawat Tepi Mata Pisau
Honing steel atau batang pengasah dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan mata pisau yang mulai kehilangan performa potongnya. Proses honing tidak sama dengan pengasahan menggunakan batu asah karena keduanya dapat memberikan efek yang berbeda terhadap geometri dan material pada bagian tepi pisau.
Saat menggunakan honing steel, arahkan mata pisau melewati batang pengasah secara terkendali dengan sudut yang konsisten. Hindari memberikan tekanan berlebihan karena tujuan utamanya adalah melakukan perawatan pada bagian tepi, bukan mengikis bilah sebanyak mungkin.
Teknik dan sudut yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan desain pisau. Hal ini penting karena bentuk mata pisau dan material bilah ikut menentukan performa pemotongan serta ketahanan terhadap keausan.
Advertisement
2. Gunakan Batu Asah Saat Pisau Mulai Tumpul
Jika pisau sudah mengalami penurunan ketajaman yang tidak cukup ditangani dengan perawatan tepi, batu asah dapat digunakan untuk membentuk kembali mata pisau. Berbeda dari perawatan tepi, proses pengasahan dengan bahan abrasif memang menghilangkan sebagian material dari bilah untuk menghasilkan kembali bagian tepi yang tajam.
Siapkan batu asah sesuai petunjuk penggunaannya, karena kebutuhan setiap jenis batu dapat berbeda. Letakkan mata pisau pada sudut yang sesuai, kemudian gerakkan bilah secara terkendali melewati permukaan batu sehingga bagian tepinya diasah secara merata.
Pengasahan sebaiknya dilakukan dengan gerakan yang teratur pada kedua sisi mata pisau jika bilah memiliki dua sisi yang diasah. Ketepatan teknik lebih penting daripada memberikan tekanan besar karena pengasahan pada dasarnya merupakan proses mengubah kembali geometri bagian tepi pisau.
Advertisement
3. Pertahankan Sudut Mata Pisau agar Tetap Konsisten
Menjaga sudut mata pisau tetap konsisten merupakan bagian penting dalam proses pengasahan. Perubahan sudut yang terlalu banyak selama mengasah dapat membuat bagian tepi terbentuk secara tidak merata.
Sudut mata pisau juga berpengaruh terhadap kemampuan memotong dan ketahanan tepinya. Penelitian menunjukkan bahwa sudut yang lebih kecil dapat meningkatkan performa pemotongan awal, tetapi sudut yang terlalu kecil juga dapat meningkatkan tekanan pada bagian tepi dan mempercepat keausan atau kerusakan.
Karena itu, tidak tepat menetapkan satu angka sudut sebagai standar untuk semua pisau dapur. Sudut yang sesuai dapat berbeda berdasarkan jenis baja, desain bilah, dan tujuan penggunaan, sehingga sebaiknya ikuti spesifikasi atau rekomendasi produsen jika tersedia.
Advertisement
4. Asah Pisau Sesuai Kondisinya
Pisau tidak harus selalu diasah dengan batu asah setiap kali selesai digunakan. Pengasahan dengan bahan abrasif menghilangkan sebagian material dari mata pisau, sehingga penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ketajaman bilah.
Ketika pisau masih dapat memotong dengan baik tetapi tepinya mulai kehilangan performa, perawatan menggunakan honing steel dapat menjadi salah satu pilihan. Jika mata pisau sudah benar-benar tumpul atau membutuhkan pembentukan kembali, pengasahan dengan batu asah lebih sesuai.
Seberapa cepat pisau menjadi tumpul juga tidak sama untuk setiap bilah. Jenis material, kekerasan baja, geometri mata pisau, dan kondisi penggunaannya dapat memengaruhi ketahanan tepi terhadap keausan.
Advertisement
5. Gunakan Talenan yang Sesuai
Cara menggunakan pisau juga berpengaruh terhadap kondisi mata pisaunya. Untuk pekerjaan memotong bahan makanan, gunakan talenan yang memang dirancang sebagai permukaan potong dan hindari menggunakan permukaan keras seperti kaca, keramik, batu, atau meja dapur secara langsung.
Permukaan keras dapat memberikan tekanan pada bagian tepi pisau dan berkontribusi terhadap kerusakan atau keausan mata pisau. Karena itu, setelah pisau diasah, penggunaan talenan yang sesuai tetap penting agar kondisi mata pisau tidak cepat menurun kembali.
Hindari pula menggunakan mata pisau untuk pekerjaan yang tidak sesuai, seperti mencungkil, memutar, atau memotong benda keras yang bukan bahan makanan. Kebiasaan tersebut dapat memberikan beban yang tidak diperlukan pada bagian tepi dan meningkatkan risiko kerusakan.
Advertisement
6. Periksa Kondisi Pisau Sebelum Mengasahnya
Tidak semua pisau yang terasa kurang tajam memiliki masalah yang sama. Mata pisau yang sekadar tumpul berbeda kondisinya dengan bilah yang memiliki bagian terkelupas, bengkok, atau mengalami kerusakan pada bagian tepi.
Jika terdapat kerusakan yang cukup parah, pengasahan sederhana di rumah mungkin tidak dapat mengembalikan bentuk bilah secara optimal. Kondisi seperti ini dapat memerlukan penanganan dengan peralatan dan teknik yang sesuai agar material yang dihilangkan tidak berlebihan.
Setelah mata pisau berhasil diasah, perhatikan kembali cara penggunaannya agar ketajamannya dapat dipertahankan. Gunakan talenan yang sesuai, hindari membenturkan mata pisau pada permukaan keras, dan lakukan perawatan kembali ketika performa potong mulai menurun.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Pisau Dapur Kembali Tajam Meski Sering Dipakai
Apakah honing steel bisa membuat pisau yang sudah sangat tumpul kembali tajam?
Honing steel lebih tepat digunakan untuk merawat tepi mata pisau yang mulai kehilangan performa. Jika pisau sudah benar-benar tumpul dan membutuhkan pembentukan kembali mata pisau, gunakan batu asah atau metode pengasahan yang sesuai.
Apakah semua pisau dapur harus diasah dengan sudut yang sama?
Tidak. Sudut mata pisau yang sesuai dapat berbeda berdasarkan jenis baja, desain bilah, dan tujuan penggunaannya, sehingga sebaiknya mengikuti rekomendasi produsen jika tersedia.
Bagaimana cara menjaga pisau tetap tajam setelah diasah?
Gunakan pisau pada talenan yang sesuai, hindari permukaan keras seperti kaca atau keramik, serta jangan menggunakan mata pisau untuk mencungkil atau pekerjaan lain yang tidak sesuai. Perawatan mata pisau dapat dilakukan kembali ketika performa potong mulai menurun.