Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Potensi bisnis transportasi laut di Indonesia capai USD 20 miliar

Potensi bisnis transportasi laut di Indonesia capai USD 20 miliar kapal thanker. shutterstock

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal mendorong pengembangan industri perkapalan nasional. Ini lantaran dinilai memiliki multiplier effect, yakni, mampu menggerakkan sektor industri lainnya dan berpotensi besar menciptakan lapangan kerja.

"Potensi industri perkapalan sangat besar. Kebutuhan kapal bukan hanya untuk kapal barang, tapi juga kapal penumpang, ferry, kapal nelayan dan lain-lain. Oleh karena itu, kita mengundang investor untuk mengisi kebutuhan tersebut, " jelas Kepala BKPM Franky Sibarani, Jakarta, Selasa (26/5).

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebut potensi bisnis transportasi laut di Indonesia mencapai USD 20 miliar. Ini belum termasuk potensi ekonomi laut Indonesia yang mencapai USD 171 miliar.

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat industri galangan kapal hanya mampu memenuhi 30 persen dari kebutuhan kapal yang mencapai 1.000 unit per tahun.

Kebutuhan itu mencakup kapal angkutan barang, kapal penumpang, kapal penangkap ikan, kapal patroli, kapal navigasi, dan kapal pesiar.

Adapun, Jumlah docking kapal saat ini baru sekitar 250 unit yang terkonsentrasi di dua pulau, Jawa dan Batam.

Direktur PT Daya Radar Utama Agus Gunawan mendukung langkah BKPM mengembangkan industri perkapalan nasional.

"Potensi penyerapan tenaga kerja sektor ini cukup besar. Perusahaan kami saja, dengan luas 6 hektar dapat menyerap hingga 800 tenaga kerja. Jumlah tersebut masih dapat dikembangkan seiring besarnya potensi industri perkapalan," jelas dia. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP