Petrokimia Gresik Raih Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jatim, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Petrokimia Gresik berhasil meraih tiga penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Petrokimia Gresik Raih Tiga Penghargaan K3 dari Gubernur Jatim, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Petrokimia Gresik berhasil meraih tiga penghargaan K3 dari Gubernur Jawa Timur, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja dan mendukung ketahanan pangan nasional. (AntaraNews)

Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari holding Pupuk Indonesia, baru-baru ini menerima tiga penghargaan penting di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi perusahaan dalam menerapkan standar K3 yang tinggi di seluruh operasionalnya. Pengakuan ini menyoroti peran krusial Petrokimia Gresik dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para karyawannya.

Penghargaan yang diterima meliputi implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa penerapan K3 bukan hanya kewajiban, melainkan kebutuhan esensial untuk mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi. Hal ini secara langsung berkontribusi pada terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Sebagai objek vital nasional (obvitnas), kelangsungan operasional Petrokimia Gresik sangat penting dan tidak boleh terganggu. Perusahaan ini memiliki tanggung jawab besar dalam memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi setiap tahunnya untuk seluruh Indonesia. Oleh karena itu, penerapan K3 secara disiplin dan inovatif menjadi sebuah keniscayaan demi menjaga stabilitas produksi dan distribusi.

Daconi Khotob menegaskan bahwa komitmen terhadap K3 merupakan pilar utama dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Petrokimia Gresik, yang berlokasi berdampingan dengan permukiman masyarakat, harus senantiasa menjaga operasionalnya dengan berkolaborasi bersama komunitas sekitar. Kolaborasi ini juga melibatkan elemen penting seperti karyawan dan keluarga mereka.

Melalui pendekatan ini, diharapkan karyawan telah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk menciptakan budaya keselamatan yang mengakar kuat di setiap individu. Dengan demikian, stabilitas pangan Indonesia dapat terus terjaga melalui operasional perusahaan yang aman dan efisien.

Tidak hanya Petrokimia Gresik, dua entitas anak perusahaan juga turut meraih penghargaan. PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, sementara PT Petrosida Gresik menerima penghargaan P2TB. Pencapaian ini menunjukkan bahwa standar K3 yang tinggi telah merata diterapkan di seluruh lini bisnis holding.

Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik telah menyelenggarakan berbagai kegiatan komprehensif di lingkungan perusahaan. Acara-acara tersebut meliputi apel Bulan K3 bersama Gubernur Khofifah, sertifikasi dan training K3, serta webinar series yang membahas isu-isu keselamatan kerja terkini. Selain itu, diadakan pula safety and health competition, lomba 5R, dan audit K3 Kontraktor.

Rangkaian apel Bulan K3 juga dimeriahkan dengan simulasi K3 dari Petrokimia Gresik, penyerahan santunan dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, serta area pameran dan edukasi K3. Kegiatan ini menampilkan praktik keselamatan kerja dan kesiapsiagaan industri, bertujuan untuk memperkuat budaya K3 secara kolaboratif. Inisiatif ini menekankan pentingnya K3 sebagai tanggung jawab bersama.

Daconi Khotob menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan di Bulan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bahwa implementasi K3 harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya tanggung jawab satu departemen, melainkan seluruh insan perusahaan. Dengan demikian, keberlangsungan Petrokimia Gresik dapat terus terjaga.

Gubernur Khofifah menambahkan bahwa pada tahun 2026, sebanyak 717 perusahaan di Jawa Timur menerima penghargaan K3. Beliau berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh dunia usaha di Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan komitmen dalam penerapan K3, sehingga tercipta tempat kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi