Pertamina belum bahas kenaikan harga BBM non subsidi

Vice President Cooporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, saat ini ‎jajaran direksi Pertamina belum membahas kenaikan harga BBM non subsidi, karena masih menunggu masa lebaran selesai. Padahal, rencana kenaikan diterapkan setelah lebaran Idul Fitri.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pertamina belum bahas kenaikan harga BBM non subsidi
Pertamax 92. ©2015 Merdeka.com

Vice President Cooporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, saat ini ‎jajaran direksi Pertamina belum membahas kenaikan harga BBM non subsidi, karena masih menunggu masa lebaran selesai. Padahal, rencana kenaikan diterapkan setelah lebaran Idul Fitri.

"Belum dibahas di BOD-nya belum, tunggu beres dulu (lebaran) dengan tenang," kata Adiatma, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (21/6).

Menurut Adiatma, saat ini Pertamina memiliki banyak pertimbangan, sebelum mengambil keputusan kenaikan harga BBM non subsidi. Termasuk menunggu berakhirnya arus balik lebaran. Sebab, Pertamina masih fokus dalam penyediaan BBM dan Elpiji untuk arus balik.

"Karena memang banyak pertimbanganya, bukan hanya karena oh harga naik-naik. Sekarang kan latar belakangnya marketing banyak pertimbangan, ini dulu beres premium solar aman baru," ujarnya.

Terkait dengan konsumsi BBM pada lebaran tahun ini‎, terjadi kenaikan konsumsi 200 ribu kilo liter (kl) atau 17 persen dibanding tahun lalu. Akibat kenaikan konsumsi tersebut adalah bertambahnya jumlah kendaraan sebesar 13 persen.

"Tapi yang jelas kita perbandingkan lebaran tahun lalu 200 juta lite‎r (200 ribu kl) jadi H+ 4 tahun lalu dibanding tahun ini YOY. Naiknya banyak kan mobil naik 13 persen, bahan bakarnya17 persen, jaraknya (tolnya) makin jauh dulu nggak pulang ke surbaya sekarang semakin bagus," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi