Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, BPTD Kelas II Jawa Timur, memastikan operasional penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar ke pulau-pulau di Sumenep, Madura, berjalan lancar. Tidak ada penutupan layanan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Situasi ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang akan bepergian.
Sebelumnya, KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar-Kangean sempat tertunda empat jam pada Jumat (19/12) lalu. Penundaan ini terjadi akibat cuaca yang kurang mendukung. Namun, hal ini bukan penutupan pelabuhan, melainkan langkah antisipasi demi keselamatan.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, Abdul Hamid, menjelaskan kapal yang seharusnya bertolak pukul 08.00 WIB baru diberangkatkan pukul 13.00 WIB. Penundaan ini menunjukkan prioritas keselamatan dalam layanan penyeberangan Situbondo Madura dan rute lainnya.
Advertisement
Advertisement
Abdul Hamid menegaskan insiden pada Jumat (19/12) bukanlah penutupan layanan penyeberangan, melainkan penundaan keberangkatan kapal akibat cuaca buruk. "Jadi, kemarin itu bukan penutupan, tapi keberangkatan kapal tertunda karena cuaca kurang bagus, yang seharusnya bertolak dari Pelabuhan Jangkar ke Kangean pukul 08.00 WIB, ditunda sampai dengan pukul 13.00 WIB," jelas Abdul Hamid di Situbondo, Sabtu. Langkah ini diambil demi keamanan pelayaran.
KMP Munggiyango Hulalo, yang membawa sekitar 100 penumpang tujuan Kangean, Kabupaten Sumenep, terpaksa menunggu hingga kondisi cuaca memungkinkan untuk berlayar. Keputusan ini menunjukkan komitmen BPTD Situbondo dalam mengutamakan keselamatan penumpang. Penundaan keberangkatan adalah prosedur standar ketika menghadapi kondisi alam yang tidak bersahabat.
Setelah empat jam penundaan, cuaca akhirnya membaik, dan KMP Munggiyango Hulalo diberangkatkan sesuai jadwal yang telah disesuaikan. Tidak ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Jangkar karena semua penumpang kapal feri rute Jangkar-Kangean berhasil terangkut. Hal ini menunjukkan efisiensi dalam penanganan situasi darurat.
Advertisement
Advertisement
Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BPTD Kelas II Jawa Timur memastikan bahwa layanan penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar tetap optimal. Meskipun belum ada peningkatan signifikan jumlah penumpang, kesiapan operasional tetap menjadi prioritas utama. Penyeberangan Situbondo Madura dan rute lainnya siap melayani masyarakat.
Abdul Hamid menyatakan bahwa pada hari pertama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, belum ada penambahan kapal karena jumlah penumpang tujuan beberapa pulau di Madura maupun ke Lembar, Lombok, NTB, masih stabil. "Kenaikan jumlah penumpang belum ada, baik ke kepulauan maupun ke Lembar (Lombok/NTB)," kata Hamid. Situasi ini memungkinkan operasional berjalan normal.
Pada hari Sabtu ini, satu kapal yang beroperasi adalah KMP Trimas Laila dengan rute Jangkar-Lembar, yang diberangkatkan pada pukul 13.00 WIB. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BPTD telah menyiapkan empat kapal yang beroperasi.
Advertisement
Kapal-kapal tersebut meliputi KMP Wicitra Dharma I, KMP Munggiyanggo Hulalo, KMP Dharma Kartika, dan KMP Trimas Laila. Kapal-kapal ini melayani rute dari Jangkar ke beberapa pulau di Madura serta rute Jangkar-Lembar, memastikan kelancaran penyeberangan Situbondo Madura dan rute lainnya.
Sumber: AntaraNews