PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp40,99 triliun kepada lebih dari 355.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Penyaluran masif ini menunjukkan komitmen kuat Bank Mandiri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan, “Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan.” Kualitas portofolio KUR Bank Mandiri pun terjaga optimal dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) di bawah 1 persen.
Penyaluran KUR ini selaras dengan fokus pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh. Riduan menambahkan, “Melalui skema pembiayaan yang berkelanjutan ini, kami berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi.”
Advertisement
Advertisement
Penyaluran KUR oleh Bank Mandiri sepanjang tahun 2025 didominasi oleh sektor produksi, mencerminkan komitmen terhadap penguatan ekonomi riil. Sebanyak 61,54 persen dari total penyaluran, atau senilai Rp25,13 triliun, dialokasikan untuk sektor ini. Prioritas pada sektor produksi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Sektor pertanian, sebagai pilar ketahanan pangan nasional, menjadi penyerap pembiayaan terbesar dalam Penyaluran KUR Bank Mandiri. Sektor ini menerima Rp12,75 triliun, setara dengan 31,23 persen dari total penyaluran. Dukungan ini krusial untuk meningkatkan produktivitas petani dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Selain pertanian, sektor jasa produksi juga mendapatkan porsi signifikan dengan Rp8,76 triliun atau 21,45 persen. Sektor industri pengolahan menyerap Rp3,03 triliun (7,43 persen), sementara sektor perikanan menerima Rp562 miliar (1,38 persen). Alokasi ini menunjukkan strategi Bank Mandiri dalam mendukung diversifikasi ekonomi melalui Penyaluran KUR Bank Mandiri yang tepat sasaran.
Advertisement
Advertisement
Untuk menjaga kualitas Penyaluran KUR Bank Mandiri dan memastikan efektivitasnya, Bank Mandiri menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem. Strategi ini terintegrasi dengan nasabah turunan wholesale, khususnya pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai daerah. Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri untuk memahami lebih dalam kebutuhan UMKM.
Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai terus dioptimalkan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis para pelaku UMKM. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung, memperkuat daya saing UMKM di pasar.
Bank Mandiri juga konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM. Program ini turut dibarengi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital, agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.
Advertisement
Advertisement
Bank Mandiri menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi Penyaluran KUR Bank Mandiri pada tahun 2026. Komitmen ini dijalankan melalui penguatan strategi pembiayaan berbasis ekosistem, lewat sinergi antar Mandiri Group yang terintegrasi. Ini menunjukkan visi jangka panjang Bank Mandiri dalam kontribusinya.
Riduan menilai program KUR yang diorkestrasi oleh pemerintah ini diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan. Dengan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan penguatan sektor riil, Bank Mandiri diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing. Perseroan juga berupaya memperkuat fundamental usaha, serta tumbuh secara berkelanjutan sebagai bank nasional yang unggul.
Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah serta dukungan ekosistem yang terdigitalisasi, Riduan memastikan, “kami memastikan penyaluran KUR dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan nasional.”
Advertisement
Sumber: AntaraNews