Penumpang Kereta Api Diprediksi Naik 5 Persen saat Lebaran 2020

Sabtu, 15 Februari 2020 14:28 Reporter : Anggun P. Situmorang
Penumpang Kereta Api Diprediksi Naik 5 Persen saat Lebaran 2020 Arus balik di Stasiun Senen. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro memprediksi jumlah penumpang kereta api pada masa angkutan Lebaran 2020 akan mengalami kenaikan 4 sampai 5 persen. Angka kenaikan tersebut sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau bicara tempat duduk, ketersediaannya tambah dua persen," katanya seperti ditulis Antara, Sabtu (15/2).

Kendati demikian, dia mengatakan total penumpang bisa lebih dari ketersediaan tempat duduk karena di kereta api ada penumpang yang sifatnya dinamis. Dinamis maksudnya, satu tempat duduk dalam satu rangkaian kereta api bisa terdiri atas dua penumpang.

Dia mencontohkan dalam satu kereta api dari Jakarta menuju Surabaya, ada penumpang yang turun di Semarang dan selanjutnya ada penumpang lain yang naik dari kota itu.

"Saya tadi bicara dua persen adalah tempat duduknya, tetapi penumpangnya nanti kita lihat realisasinya. Ya, saya kira kurang lebihnya kalau dinamis, yang tadi itu naik penumpangnya, mungkin 4-5 persen seperti tahun-tahun lalu," kata Edi.

Disinggung mengenai penjualan tiket Lebaran 2020, dia mengatakan pihaknya belum merekap data penjualan yang baru dibuka 14 Februari 2020.

"Mungkin mulai hari Senin (17/2) baru akan direkap tiap harinya berapa yang sudah terjual, berapa yang belum. Biasanya, kan kemarin baru dibuka, ya mungkin masih di bawah 10 persen yang terjual, tetapi nanti mulai hari Senin (17/2) akan ada monitoring langsung secara harian, berapa tiket yang sudah terjual, berapa yang masih tersedia," katanya.

1 dari 1 halaman

Persiapan Hadapi Lebaran

Terkait dengan persiapan KAI dalam menghadapi Lebaran 2020, dia mengatakan persiapan dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Salah satu persiapannya adalah inspeksi yang melibatkan direksi dan komisaris KAI baik jalur utara maupun selatan.

"Perjalanan inspeksi nanti sekaligus untuk meyakinkan bahwa masing-masing stasiun antara itu mereka siap untuk menerima arus dari operasi Lebaran," jelasnya.

Dia juga mengharapkan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo sudah bisa dioperasikan pada Lebaran 2020. "Kita harapkan, mudah-mudahan, ya kita tunggu nanti, mudah-mudahan itu (jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo) bisa menambah okupansi atau penumpang," katanya. [did]

Baca juga:
Siap-Siap, Tiket Kereta Mudik Lebaran 2020 Bisa Dibeli Pekan Ini
Presiden Jokowi akan Resmikan KA Bandara Solo Akhir Februari
Tiba di Solo, Ini Penampakan Kereta Api Uap Pesanan Jokowi
Setahun Dirawat di Balai Yasa, KA Uap Pesanan Jokowi Dikembalikan ke Solo
Uji Coba Jalur KA Cibatu-Garut Ditargetkan Mulai Pertengahan Februari
Mati 30 Tahun, Jalur KA Cibatu-Garut Akan Hidup Kembali Pekan Depan
Libur Tahun Baru Imlek, Penumpang PT KAI Naik 7 Persen

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini