Penjelasan soal Travel Hacking, Menghemat Biaya Liburan Jadi Tren Baru di Tengah Masyarakat

Fenomena ini mencerminkan perubahan pola pikir traveler yang semakin sadar bahwa perjalanan bisa diatur dengan strategi finansial cerdas.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Penjelasan soal Travel Hacking, Menghemat Biaya Liburan Jadi Tren Baru di Tengah Masyarakat
Penjelasan soal Travel Hacking, Menghemat Biaya Liburan Jadi Tren Baru di Tengah Masyarakat (Merdeka.com)

Tren travel hacking, yakni seni memanfaatkan kartu kredit, poin, dan miles untuk bepergian dengan lebih hemat kini mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia. Fenomena ini terlihat jelas dalam AZ Travel Workshop Kartu Kredit & Miles belum lama ini.

Para traveler dapat mengoptimalkan poin dan miles yang dikumpulkan untuk merasakan pengalaman terbang di kelas bisnis hingga first class dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan harga tiket reguler.

Fenomena ini mencerminkan perubahan pola pikir traveler yang semakin sadar bahwa perjalanan bisa diatur dengan strategi finansial cerdas, bukan sekadar soal menabung tiket.

"Selama ini banyak orang mengira miles hanya sekadar bonus belanja, padahal dengan strategi yang benar miles bisa jadi tiket untuk terbang lebih nyaman dengan biaya yang jauh lebih rendah. Inilah yang ingin saya bagikan ke lebih banyak orang melalui workshop ini,” ujar Founder AZ Travel, Agus Subroto.

Co-Founder AZ Travel, Zul Rauf menekankan, kartu kredit seharusnya bukan jadi beban, tapi alat untuk mengoptimalkan gaya hidup dan perjalanan. "Kalau tahu cara memakainya, setiap transaksi bisa jadi investasi perjalanan Anda berikutnya,” katanya.

Dalam strategi ini, ada beberapa aspek krusial yang sering diabaikan: bagaimana strategi pengumpulan dan penggunaan miles tetap harus selaras dengan kewajiban pelaporan SPT pajak. Dengan begitu, peserta tidak hanya bisa menikmati keuntungan finansial, tetapi juga tetap aman dan patuh terhadap regulasi.

Workshop ini tidak hanya menghadirkan materi teoretis, tetapi juga contoh nyata case study dan pengalaman praktis dari para pembicara. Banyak peserta yang mengaku baru mengetahui adanya sweet spot yang bisa dimanfaatkan dalam miles hacking.

Dengan perhitungan dan strategi tepat, tiket pulang-pergi ke destinasi favorit ternyata bisa diperoleh dengan biaya yang jauh lebih rendah dari harga normal.

"Melihat antusiasme peserta, kami semakin yakin bahwa topik ini sangat relevan. Ke depan, AZ Travel akan terus menghadirkan workshop serupa agar semakin banyak masyarakat bisa memanfaatkan strategi kartu kredit dan miles dengan tepat, aman, dan menguntungkan,” tutup Zul Rauf

Dengan kombinasi ilmu praktis, insight narasumber berpengalaman, serta pembahasan yang menyentuh aspek perpajakan, AZ Travel Workshop berhasil membuka perspektif baru bahwa pemanfaatan kartu kredit dan miles sudah bukan sekadar gaya hidup konsumtif, melainkan bagian dari strategi finansial modern.

Acara ini juga menjadi tonggak penting dalam memperkenalkan travel hacking sebagai cara cerdas menikmati perjalanan mewah dengan biaya yang lebih efisien di era modern.

Rekomendasi