Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan adanya peningkatan volume lalu lintas (lalin) yang signifikan di lima ruas tol Regional Nusantara. Peningkatan ini terjadi selama periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, terhitung sejak H-7 Natal 2025 hingga 1 Januari 2026. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalan tol untuk perjalanan akhir tahun mereka.
Secara keseluruhan, total volume lalin yang melintas di lima ruas tol tersebut mencapai 3.055.625 kendaraan. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 8,7 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang berada di kisaran 2.811.639 kendaraan. Peningkatan ini menjadi indikator penting dalam evaluasi kepadatan dan perencanaan lalu lintas di masa mendatang.
Lima ruas tol di Regional Nusantara yang mengalami lonjakan lalu lintas selama periode Nataru 2025/2026 meliputi Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara), Tol Manado-Bitung (Mabit), serta Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan. Ruas-ruas ini merupakan jalur vital yang menghubungkan berbagai daerah di Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatera Utara mencatat total volume lalu lintas sebanyak 255.837 kendaraan. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 14,8 persen dibandingkan dengan volume lalin normal yang berjumlah 222.872 kendaraan. Peningkatan ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk bepergian di wilayah tersebut selama liburan.
Berdasarkan data operasi, sebanyak 82.262 kendaraan tercatat masuk melalui Gerbang Tol (GT) Kualanamu, yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Angka ini 23,97 persen lebih tinggi dari volume lalin normal di GT Kualanamu yang hanya 66.356 kendaraan. Sementara itu, 88.089 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT yang sama, meningkat 17,97 persen dari kondisi normal 74.671 kendaraan.
Di sisi lain, Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur juga mengalami peningkatan signifikan. Total volume lalu lintas yang tercatat di ruas ini mencapai 256.184 kendaraan, melonjak hingga 56,4 persen dibandingkan dengan total volume lalin normal yang hanya 163.812 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas perjalanan di Kalimantan.
Advertisement
Advertisement
Ruas Tol Bali Mandara, yang menghubungkan Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, mencatat total volume lalu lintas sebanyak 926.848 kendaraan. Meskipun peningkatannya tidak setinggi ruas lain, angka ini tetap menunjukkan kenaikan sebesar 0,44 persen dibandingkan dengan total volume lalin normal yaitu 922.752 kendaraan. Kepadatan ini mencerminkan daya tarik Bali sebagai destinasi liburan.
Sementara itu, Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit) di Sulawesi Utara juga mengalami peningkatan yang cukup besar. Total volume lalu lintas di ruas ini mencapai 124.838 kendaraan, meningkat 29,9 persen dari total volume lalin normal yang tercatat 96.114 kendaraan. Hal ini menunjukkan mobilitas yang meningkat di kawasan timur Indonesia.
Peningkatan paling mencolok terjadi di Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan. Ruas ini mencatat total volume lalin sebanyak 337.714 kendaraan, melonjak drastis sebesar 72,8 persen dibandingkan dengan total volume lalin normal yaitu 195.473 kendaraan. Ini menandakan tingginya arus perjalanan menuju dan dari destinasi wisata di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Advertisement
Data operasi lebih lanjut menunjukkan bahwa 196.180 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 99,02 persen dari volume lalin normal 98.575 kendaraan. Sebaliknya, sebanyak 192.777 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, yang juga meningkat 90,38 persen dibandingkan dengan total volume lalin normal 101.260 kendaraan. Angka-angka ini menegaskan peran penting GT Prambanan sebagai pintu gerbang utama menuju dan keluar Yogyakarta.
- Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT): Peningkatan 14,8% dengan 255.837 kendaraan.
- Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam): Peningkatan 56,4% dengan 256.184 kendaraan.
- Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara): Peningkatan 0,44% dengan 926.848 kendaraan.
- Tol Manado-Bitung (Mabit): Peningkatan 29,9% dengan 124.838 kendaraan.
- Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan: Peningkatan 72,8% dengan 337.714 kendaraan.
Sumber: AntaraNews
Advertisement