Pengusaha Beberkan Keuntungan Masuknya Maskapai Asing di Indonesia

Kamis, 6 Juni 2019 17:37 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pengusaha Beberkan Keuntungan Masuknya Maskapai Asing di Indonesia Bandara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menanggapi positif rencana Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk mendatangkan maskapai asing di Tanah Air. Hal tersebut diyakini bakal mendorong kompetisi di bisnis penerbangan, dan diharapkan harga tiket akan lebih dapat dijangkau oleh masyarakat.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani mengungkapkan, maskapai penerbangan domestik tidak perlu terlalu cemas akan rencana tersebut. Kompetisi yang timbul dengan kehadiran maskapai asing justru akan mendorong efisiensi di tubuh maskapai penerbangan.

"Kita kan sering kebanyakan khawatir, saya bilang jadi, wah kalau masuk semuanya akan terambil. Enggalah, percayalah kita bisa melihat kalau asing masuk kemudian terjadi kompetisi," kata dia saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Kamis (6/6).

"Saya selalu mengatakan kalau misalnya kita pengusaha kalau takut kompetisi nggak usah jadi pengusaha. Gitu. Kompetisi bikin apa? Makin efisien, makin kompetitif dan membuat kita jadi lebih baik. Itu kuncinya," tegas Rosan.

Menurut dia, kehadiran maskapai asing akan diikuti dengan perbaikan baik dari sisi strategi bisnis maupun pelayanan dari maskapai yang sudah ada di Indonesia. Jika tidak mau kalah bersaing. "Ya harus lebih baik, harus mengupdate lebih baik begitu, efisein, dan harus siap kalau ada yang masuk dan berkompetisi. Dan paling penting apa, ya semua itu level of playing field-nya harus sama, begitu saja," ungkapnya.

Dia pun menilai, dari segi kualitas baik armada maupun layanan yang sudah diberikan oleh dua maskapai besar, Garuda Indonesia dan Lion Air sesungguhnya menjadi modal. Dengan demikian, kompetisi seharusnya bukanlah hal yang perlu terlampau dicemaskan.

"Menurut saya sih, dibuka sajalah dan saya yakin, karena Garuda Indonesia kan sangat baik, Lion Air pesawatnya juga baru-baru. Iya kan? Jadi apa yang ditakutkan," tandasnya.

Di lain hal, masuknya maskapai asing bakal mendongkrak sektor pariwisata Indonesia. "Pemerintah kita dan sedang mendorong pariwisata, dan kita kan tahu, ke depan pendapatan terbesar Indonesia itu dari turisme," kata Rosan.

"Kalau asing masuk ya pasti akan banyak melihat potensi 265 juta orang, dan yang bertraveling itu kan sangat banyak, jadi itu positif buat saya," sambung dia.

Terkait maskapai yang bakal masuk, dia mengharapkan agar masyarakat tidak perlu terlalu meributkan negara asal maskapai tersebut. Namun, yang terpenting adalah manfaat yang akan ditimbulkan bagi perekonomian Indonesia. "Kita mestinya jangan melihat itu dari negara mananya, oh dari China, oh dari mana. Jangan. Yang penting semuanya bisa membawa asas manfaat terbesar bagi Indonesia. Itu saja," tegas Rosan.

"Menurut saya sih jangan dilihat dari mananya, yang penting faktor bisa terciptanya kompetisinya, dan juga keselamatan jadi prioritas utama," imbuhnya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini