Pemkot Jambi Jadikan Kota Tua Sebagai Pusat Ekonomi dan Pariwisata Terpadu

Pemerintah Kota Jambi serius mengembangkan kawasan Kota Tua Jambi menjadi destinasi terpadu yang memadukan sejarah, kuliner, dan ekonomi kreatif, siap menghidupkan kembali denyut aktivitas di kawasan Pasar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Jambi Jadikan Kota Tua Sebagai Pusat Ekonomi dan Pariwisata Terpadu
Pemerintah Kota Jambi serius mengembangkan kawasan Kota Tua Jambi menjadi destinasi terpadu yang memadukan sejarah, kuliner, dan ekonomi kreatif, siap menghidupkan kembali denyut aktivitas di kawasan Pasar. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Jambi secara resmi meluncurkan inisiatif besar untuk mengembangkan kawasan Kota Tua sebagai pusat ekonomi dan pariwisata terpadu. Langkah ini bertujuan menghidupkan kembali aktivitas di kawasan Pasar yang sempat meredup. Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kawasan ini diproyeksikan sebagai ikon baru pariwisata berbasis sejarah, kuliner, dan ekonomi kreatif yang terintegrasi.

Pengembangan ini mencakup penataan menyeluruh dengan menggabungkan sektor sejarah, religi, kuliner, dan fesyen untuk menarik wisatawan dari luar daerah. Peresmian Wisata Kuliner Kota Tua di depan Hotel Duta, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Jambi, pada Sabtu menandai dimulainya era baru. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kota secara signifikan.

Kota Tua Pasar Jambi akan menjadi destinasi wisata terpadu yang menghadirkan bangunan bersejarah serta kuliner khas Melayu dan India. Selain itu, aktivitas ekonomi kreatif UMKM juga akan digalakkan di sana. Ini menjadi momentum penting untuk menjadikan ikon baru Kota Jambi yang berkelanjutan.

Pemerintah Kota Jambi telah merancang penataan kawasan Kota Tua secara komprehensif. Integrasi berbagai sektor seperti sejarah, religi, kuliner, dan fesyen menjadi fokus utama. Hal ini bertujuan menciptakan pengalaman wisata yang kaya dan beragam bagi pengunjung.

Pembagian kawasan Kota Tua menjadi beberapa segmen juga dilakukan untuk menghindari konflik penggunaan ruang. Area religi dipusatkan di sekitar Masjid Magatsari, sementara zona kuliner dan fesyen memiliki lokasinya sendiri. Strategi ini memastikan setiap aspek dapat berkembang optimal tanpa saling mengganggu.

Konsep pengembangan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan penawaran yang terintegrasi, Kota Tua Jambi siap menjadi destinasi unggulan. Pengunjung dapat menikmati kekayaan budaya dan sejarah Jambi dalam satu kawasan.

Dalam pengelolaan kawasan Kota Tua, Pemerintah Kota Jambi menggandeng BUMD PT Siginjai Sakti. Kemitraan ini bertujuan memastikan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan proyek pengembangan.

Pelaku usaha lokal, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), juga dilibatkan secara aktif. Ruko-ruko di kawasan tersebut akan diaktifkan pada malam hari sebagai strategi menggiatkan kembali aktivitas ekonomi. Ini memberikan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Wali Kota Maulana optimistis bahwa pengembangan ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi target utama. Dengan demikian, kawasan ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi.

Selain pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi, Pemerintah Kota Jambi juga fokus pada penataan infrastruktur. Perbaikan jalan, penerangan, dan fasilitas umum lainnya menjadi prioritas. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi semua pengunjung.

Penertiban pedagang kaki lima serta peningkatan estetika kawasan juga dilakukan secara berkelanjutan. Langkah-langkah ini penting untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Tua. Lingkungan yang rapi akan meningkatkan pengalaman positif bagi wisatawan.

Dengan seluruh upaya penataan dan pengembangan ini, Kota Tua Jambi diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang berkelanjutan. Kawasan ini akan menjadi ikon baru yang membanggakan bagi Kota Jambi. Keberlanjutan proyek ini akan terus dipantau dan dievaluasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi