Pemkab Karawang Libatkan Ratusan UMKM dalam Nobar Piala Dunia 2026, Dorong Ekonomi Lokal

Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Nobar Piala Dunia 2026 yang melibatkan 108 UMKM, bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dan menjadi hiburan keluarga di Lapangan Karangpawitan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Karawang Libatkan Ratusan UMKM dalam Nobar Piala Dunia 2026, Dorong Ekonomi Lokal
Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Nobar Piala Dunia 2026 yang melibatkan 108 UMKM, bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dan menjadi hiburan keluarga di Lapangan Karangpawitan. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengambil langkah strategis dengan melibatkan seratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Acara yang berlangsung mulai 27 Juni hingga 20 Juli 2026 ini dipusatkan di Lapangan Karangpawitan, Karawang, Jawa Barat. Inisiatif ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk mendukung perekonomian lokal dan menyediakan hiburan bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk "Gebyar UMKM dan Nobar Juara" ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan masyarakat, tetapi juga membuka peluang pasar yang signifikan bagi para pelaku UMKM. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan bahwa terdapat 108 pelaku UMKM yang berpartisipasi, menawarkan beragam pilihan kuliner dan produk menarik. Tujuannya adalah untuk membantu UMKM lokal berkembang dan meningkatkan aktivitas ekonomi mereka selama periode acara.

Aep Syaepuloh mengajak seluruh warga Karawang dan sekitarnya untuk datang dan meramaikan acara ini. "Jadi buat warga Karawang dan sekitarnya yang ingin nonton bareng pertandingan Piala Dunia, sambil jajan dan menikmati suasana seru bersama keluarga, pasangan, sahabat, maupun kerabat, langsung saja datang ke Lapangan Karangpawitan sekaligus mendukung tim favoritnya masing-masing," kata Bupati Aep. Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan Nobar Piala Dunia Karawang secara gratis, sembari menikmati kuliner dan berbelanja produk unggulan dari UMKM lokal.

Kegiatan Nobar Piala Dunia Karawang ini dirancang dengan konsep hiburan keluarga yang komprehensif, memadukan euforia sepak bola dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain nonton bareng pertandingan Piala Dunia, pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas lain yang tersedia. Ini termasuk bazar UMKM yang menyajikan produk-produk lokal berkualitas, permainan interaktif untuk segala usia, hiburan musik, serta berbagai pertunjukan seni budaya yang memukau.

Konsep ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat luas, menciptakan suasana yang meriah dan produktif. Pemkab Karawang berupaya maksimal untuk menjadikan Lapangan Karangpawitan sebagai pusat aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan beragam pilihan hiburan dan produk, acara Nobar Piala Dunia Karawang ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rekreasi sekaligus mendukung perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Bupati Aep menargetkan bahwa kegiatan Nobar Piala Dunia Karawang di Lapangan Karangpawitan ini mampu menarik sekitar 1.000 hingga 5.000 pengunjung setiap hari. Dengan jumlah pengunjung yang masif, diharapkan aktivitas ekonomi para pelaku UMKM akan meningkat secara signifikan. Ini menjadi indikator keberhasilan program pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

Penyelenggaraan Nobar Piala Dunia Karawang ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk menciptakan ruang publik yang produktif. Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa acara ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan memberikan wadah bagi UMKM untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, diharapkan terjadi peningkatan transaksi dan pengenalan produk.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ. Surat edaran tersebut berisi fasilitasi kegiatan nonton bersama Piala Dunia bagi seluruh Kepala Daerah di Indonesia. Pemkab Karawang merespons instruksi ini dengan adaptasi yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal, menjadikannya contoh praktik baik bagi daerah lain.

Melalui inisiatif ini, Pemkab Karawang menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor UMKM, yang merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Keberhasilan acara ini akan menjadi tolok ukur bagi program-program serupa di masa mendatang. Diharapkan, dampak positifnya akan terasa berkelanjutan bagi para pelaku UMKM dan kesejahteraan masyarakat Karawang secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi