Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) meluncurkan inisiatif layanan keliling pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Program ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara langsung di lokasi strategis.
Layanan jemput bola ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 19-21 Januari 2026, di area Pasar Dermaga Muara Teweh. Waktu pelayanan yang disediakan adalah dari pukul 07.30 hingga 15.30 WIB setiap harinya.
Kepala BPPD Barito Utara, Agus Siswadi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Harapannya, optimalisasi pendapatan daerah dapat tercapai guna mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Advertisement
Advertisement
Inisiatif layanan PBB keliling ini secara khusus menyasar warga RT 009 Kelurahan Lanjas, termasuk yang berdomisili di Jalan Yetro Sinseng, Jalan Akasia, dan Jalan Meranti. Selain itu, masyarakat di sekitar kawasan Dermaga Muara Teweh juga menjadi target utama program ini.
Dengan adanya layanan jemput bola, warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor BPPD untuk mengurus pembayaran PBB mereka. Hal ini tentu menghemat waktu dan tenaga, serta menghilangkan hambatan geografis bagi sebagian penduduk.
Agus Siswadi menegaskan pentingnya kehadiran langsung di lapangan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami memang memerintahkan Bidang PBB untuk turun langsung ke lapangan,” ujarnya, menunjukkan komitmen pemerintah daerah.
Advertisement
Pelayanan yang mudah dijangkau diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya membayar pajak. Ini adalah langkah proaktif dari Pemkab Barito Utara dalam meningkatkan partisipasi wajib pajak.
Advertisement
Layanan PBB keliling yang digelar di Pasar Dermaga Muara Teweh ini disambut baik oleh warga setempat dan tokoh masyarakat. Ketua RT 009 Kelurahan Lanjas, Suharlin, menyampaikan apresiasi atas kemudahan yang diberikan.
Suharlin menekankan bahwa lokasi di Pasar Dermaga sangat strategis dan memudahkan warga, sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda pembayaran PBB. Ia juga mengimbau seluruh warganya untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya.
Salah seorang warga kawasan Dermaga Muara Teweh, Rani, turut mengungkapkan rasa terbantunya. “Kami sebagai warga merasa sangat terbantu. Lokasinya dekat dengan aktivitas kami sehari-hari di pasar, pelayanannya juga cepat dan jelas,” ucapnya.
Advertisement
Rani berharap kegiatan serupa dapat sering dilakukan karena benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Respons positif ini menunjukkan bahwa strategi jemput bola sangat efektif dalam menjangkau wajib pajak.
Advertisement
Pembukaan layanan pembayaran PBB keliling ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Barito Utara untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan kepatuhan wajib pajak secara langsung berkontribusi pada peningkatan PAD.
Pada tahun 2025, realisasi PAD Kabupaten Barito Utara mencapai Rp142,39 miliar, atau 94,46 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp150,7 miliar. Angka ini menunjukkan potensi besar untuk terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi pelayanan.
Agus Siswadi berharap layanan ini dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat pendapatan daerah. Dana yang terkumpul dari PBB sangat vital untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur dan layanan publik.
Advertisement
Dengan PAD yang kuat, pemerintah daerah memiliki lebih banyak ruang fiskal untuk membiayai program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, inisiatif seperti layanan PBB keliling menjadi sangat strategis.
Sumber: AntaraNews