Pemerintah klaim demo Ahok tak bikin WNA kabur dari Indonesia

Minggu, 6 November 2016 10:59 Reporter : Syifa Hanifah
Pemerintah klaim demo Ahok tak bikin WNA kabur dari Indonesia Demo 4 November dari udara. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai demo besar-besaran yang dilakukan sejumlah ormas Islam kemarin perihal dugaan kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau akrab Ahok tak membuat warga negara asing (WNA) yang tinggal menjadi takut.

Meski sempat berjalan damai namun diakhiri dengan kericuhan di depan Istana Negara, namun hal tersebut tak lantas membuat para WNA yang menetap di Jakarta untuk meninggalkan Indonesia.

"Tidak, Tidak ada (WNA meninggalkan Indonesia). Tidak ada sama sekali," kata Mantan Dirut AP II, di Parkir Timur Istora Senayan, Jakarta, Minggu (6/1I).

Sebagai informasi, dari sisi ekonomi aksi demontrasi besar-besaran tersebut memberi pengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang relatif kecil di Bursa Efek Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan pada penutupan perdagangan sesi pertama pada Jumat pagi sebelum aksi demo, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat turun 21 poin atau 0,41 persen ke level 5.307 dengan dana investasi asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sebesar Rp 200 miliar.

Namun demikian, karena aksi unjuk rasa terpantau berjalan aman dan damai, investor asing kembali menanamkan sahamnya secara berangsur sehingga pada penutupan perdagangan sesi kedua, IHSG justru naik 33 poin di level 5.362.

"Karena demo di Jakarta berjalan damai, investor asing yang sebelumnya sempat hengkang dari bursa saham Indonesia akhirnya memutuskan kembali lagi," kata Irfan seperti dikutip dari Antara, Jumat (4/11). [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini