Pemerintah Kabupaten Blora secara serius menggarap pembangunan kembali Pasar Ngawen yang sempat ludes terbakar pada awal tahun 2024. Proyek ini bertujuan untuk menghadirkan pasar yang lebih modern dan aman bagi seluruh pedagang serta pengunjung. Pasar ini akan dilengkapi delapan fasilitas unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
Pembangunan ulang ini merupakan respons cepat setelah insiden kebakaran dahsyat pada 9 Januari 2024. Kerugian akibat kebakaran itu mencapai angka fantastis, yakni Rp30,69 miliar. Angka tersebut mencakup bangunan dan ribuan lapak pedagang yang terdampak langsung insiden tersebut.
Pasar yang berlokasi di Blora, Jawa Tengah, ini dirancang sesuai standar nasional Indonesia (SNI). Tujuannya adalah untuk memperkuat sistem keamanan. Ini juga untuk meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora, Margo Yuwono, menegaskan komitmen ini.
Advertisement
Advertisement
Keamanan dan Kenyamanan Berstandar SNI
Pembangunan Pasar Ngawen Blora dirancang khusus agar memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berstandar SNI. Margo Yuwono menjelaskan bahwa standar ini diterapkan baik dari sisi tata letak maupun sistem keamanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya insiden kebakaran dan memastikan lingkungan yang kondusif untuk aktivitas jual beli.
Untuk memperkuat aspek keamanan, beberapa fasilitas utama telah disiapkan. Pasar ini akan dilengkapi dengan jalur evakuasi yang jelas untuk memudahkan akses saat keadaan darurat. Selain itu, sistem pencegahan kebakaran juga diperkuat dengan pemasangan alarm dan pipa hidran. Sistem keamanan pasar juga diperkuat dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di dalam maupun luar area pasar.
Aspek kenyamanan pedagang dan pengunjung juga menjadi prioritas dalam pembangunan Pasar Ngawen. Pencahayaan diatur sedemikian rupa agar optimal untuk aktivitas jual beli sehari-hari. Sirkulasi udara juga ditata dengan baik untuk menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi di pasar secara maksimal.
Advertisement
Advertisement
Infrastruktur Pendukung Modern di Pasar Ngawen
Selain fasilitas keamanan dan kenyamanan, Pasar Ngawen juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung modern. Pemkab Blora membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern berstandar SNI. IPAL ini berfungsi untuk menampung limbah cair dari aktivitas pasar. Sistem pengelolaan sampah terpadu juga akan diterapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Untuk mendukung operasional yang berkelanjutan, Pasar Ngawen akan dilengkapi dengan generator set (genset) dan tandon air. Keberadaan genset ini memastikan bahwa aktivitas jual beli tetap dapat berjalan. Hal ini berlaku meskipun terjadi pemadaman listrik dari PLN. Tandon air juga menjamin ketersediaan pasokan air yang memadai untuk kebutuhan pasar.
Proses pembangunan kembali Pasar Ngawen ini diajukan Pemkab Blora ke Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai anggaran Rp38,2 miliar. Seluruh proses lelang proyek ini ditangani langsung oleh Kementerian PU. Sementara itu, Pemkab Blora bertindak sebagai penerima hasil pembangunan. Hal ini menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam revitalisasi pasar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews