Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini menyelenggarakan pameran foto bertajuk "Pasar Godean Bali Kumandange". Acara ini berlangsung di Pasar Godean, Kabupaten Sleman, mulai Rabu, 24 Desember 2025, hingga 4 Januari 2026. Pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali Pasar Godean yang telah direvitalisasi dan siap menjadi pusat perekonomian baru.
Pameran foto ini merupakan kelanjutan dari lomba foto yang sebelumnya diselenggarakan oleh Disperindag Sleman, sebagai bagian dari upaya promosi Pasar Godean setelah proses revitalisasi yang dimulai sejak tahun 2023. Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, Mae Rusmi, menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menjaga "kumandang" atau gaung pasar tradisional.
Melalui pameran ini, diharapkan masyarakat luas dapat melihat transformasi Pasar Godean dan peran pentingnya dalam menggerakkan roda perekonomian di wilayah Sleman. Selain itu, pameran ini juga berfungsi sebagai arsip dokumentasi berharga untuk masa depan, memastikan keberlanjutan dan ingatan akan pasar tradisional ini.
Advertisement
Advertisement
Pameran foto "Pasar Godean Bali Kumandange" adalah inisiatif strategis Disperindag Sleman untuk mempromosikan Pasar Godean yang telah selesai direvitalisasi. Pasar ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama ekonomi lokal dengan fasilitas barunya.
Menurut Mae Rusmi, Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, pameran ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi, tetapi juga sebagai dokumentasi penting. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pasar tradisional ini tidak kehilangan gaungnya di tengah perkembangan zaman.
Revitalisasi Pasar Godean sejak tahun 2023 telah menghasilkan bangunan pasar yang modern namun tetap mempertahankan esensi pasar tradisional. Pameran foto Pasar Godean ini menampilkan 20 foto, termasuk karya pemenang lomba serta foto-foto yang menunjukkan kondisi pasar sebelum dan sesudah revitalisasi.
Advertisement
Advertisement
Sebelum pameran, Disperindag Sleman mengadakan lomba foto "Pasar Godean Bali Kumandange" yang berlangsung dari 29 Oktober hingga 9 November 2025. Lomba ini bertepatan dengan momen boyongan pedagang dari pasar relokasi Sidoluhur kembali ke Pasar Godean.
Sebanyak 127 karya foto terkumpul dan dinilai oleh tiga juri profesional: Giri Wijayanto, Jenar Tri Santoso, dan Muhammad Faiz. Kriteria penilaian utama menitikberatkan pada kesesuaian karya dengan tema "Pasar Godean Bali Kumandange".
Giri Wijayanto, salah satu juri, menjelaskan bahwa momen pembukaan berupa kirab boyongan menjadi faktor penting dalam penilaian. Oleh karena itu, karya juara 1 harus mampu menggabungkan elemen Pasar Godean dan kemeriahan kirab boyongan tersebut.
Advertisement
Advertisement
Lomba foto ini menghasilkan enam pemenang yang karyanya kini dipamerkan di Pasar Godean. Juara pertama diraih oleh Eko Bagus Hari Wibowo dengan karyanya "Tari Edan-Edanan", yang berhak mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
Panji Arighi Himawan meraih juara kedua dengan foto "Rezeki Hari Pertama", menerima sertifikat dan uang pembinaan Rp2 juta. Sementara itu, Ady Agustin menempati posisi ketiga dengan karya "Lift Barang", mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan Rp1 juta.
Selain itu, terdapat pula juara harapan. Alvin Hadiwibowo menjadi juara harapan 1 dengan "Potret Kemeriahan Kirab Gunungan", Erlangga Fakhri Sujono juara harapan 2 dengan "Berdoa Bersama", dan Budi Prasetiyo juara harapan 3 dengan "Kemeriahan Kirab Gunungan". Ketiganya juga menerima sertifikat dan uang pembinaan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews