Menko Darmin: Ekonomi Syariah Jadi Potensi Besar di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 23 Agustus 2019 21:42 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Darmin: Ekonomi Syariah Jadi Potensi Besar di Tengah Ketidakpastian Global Darmin Nasution. ©Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution membuka acara Muktamar ke-IV Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. Dalam sambutannya, Menko Darmin menyampaikan peran penting ekonomi syariah terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia.

Menko Darmin mengatakan, di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, pemerintah memerlukan upaya strategis guna mendorong perekonomian nasional lebih cepat. Salah satu yang dianggap potensial adalah mengembangkan ekonomi syariah.

"Kita semua ketahui bahwa ekonomi global saat ini masih dalam situasi ketidakpastian. Salah satu potensi besar kita miliki adalah ekonomi syariah," kata Menko Darmin dalam sambutannya, di Jakarta, Jumat (23/8).

Menko Darmin mengatakan, berdasarkan data Islamic Finance Development, aset ekonomi Islam tumbuh 11 persen menjadi sebesar USD 2,4 triliun. Namun, merujuk Global Islam Report, ekonomi syariah Indonesia masih berada di peringkat ke-10 di dunia.

Sementara penduduk muslim di dunia sata ini diperkirakan sebesar 1,8 miliar jiwa. Dari jumlah tersebut posisi Indonesia menduduki peringkat muslim terbesar di dunia. Kendati begitu, dia menyayangkan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Indonesia bukan menduduki tempat tertinggi justru malah masih jadi konsumen terbesar di produk halal. Padahal Indonesia punya potensi besar sebagai konsumen dan produsen produk halal.

"Makanya, pengembangan syariah tidak terbatas pada keuangan saja. Kita mau tidak mau harus kembangkan semuanya, termasuk riil, bangun ekosistem yang bisa lahirkan dinamika," tandas dia. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini