Mapala Seuramo Raya Gali Potensi Wisata Gunung Sibau di Simeulue, Dorong Promosi Daerah

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Seuramo Raya menjelajahi Gunung Sibau, gunung tertinggi di Pulau Simeulue, untuk menggali dan mempromosikan potensi wisata Gunung Sibau yang menjanjikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mapala Seuramo Raya Gali Potensi Wisata Gunung Sibau di Simeulue, Dorong Promosi Daerah
Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Seuramo Raya menjelajahi Gunung Sibau, gunung tertinggi di Pulau Simeulue, untuk menggali dan mempromosikan potensi wisata Gunung Sibau yang menjanjikan. (AntaraNews)

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Seuramo Raya telah sukses menjelajahi Gunung Sibau di Pulau Simeulue, Aceh. Ekspedisi ini bertujuan utama untuk menggali dan mempromosikan potensi wisata Gunung Sibau yang belum banyak dikenal. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat.

Tim penjelajah yang terdiri dari enam orang ini melakukan pendakian ke gunung tertinggi di Kabupaten Simeulue tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata alam. Mereka ingin menarik lebih banyak wisatawan ke wilayah kepulauan terluar Aceh ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Mukhsin, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya eksplorasi ini. Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, juga turut memberikan restu. Mereka berharap kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kekayaan alam Simeulue.

Gunung Sibau, yang juga dikenal sebagai Delog Sibau, merupakan puncak tertinggi di Pulau Simeulue. Berdasarkan data geografis dan vulkanologi, gunung ini dikategorikan sebagai gunung tidak aktif. Ketinggiannya mencapai 585 meter di atas permukaan laut (mdpl), menawarkan pemandangan alam yang memukau.

Mukhsin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, mengungkapkan bahwa gunung ini memiliki beragam potensi wisata alam. "Gunung Sibau dikenal dengan Delog Sibau, merupakan gunung tidak aktif berdasarkan data geografis dan vulkanologi serta menjadi gunung tertinggi di Pulau Simeulue yang berada di Samudra Hindia," katanya. Potensi ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi destinasi pendakian populer.

Pemerintah daerah optimis bahwa dengan promosi yang tepat, Gunung Sibau akan menarik minat para pendaki. Pengembangan ini akan menjadikannya setara dengan gunung-gunung lain yang sudah menjadi ikon pariwisata di Indonesia. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, secara tegas menyatakan dukungan terhadap ekspedisi Mapala ini. Beliau berpesan agar seluruh anggota tim selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan selama perjalanan. Fokus utama adalah eksplorasi potensi wisata dengan aman dan bertanggung jawab.

Selain itu, Nusar Amin juga menekankan pentingnya kekompakan tim dan pelestarian lingkungan. "Kami juga mengingatkan tim mapala mengutamakan kekompakan selama perjalanan. Selain itu, juga diingatkan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dan tidak merusak ekosistem di kawasan gunung," ujar Nusar Amin. Pesan ini menjadi pengingat akan tanggung jawab konservasi.

Mukhsin berharap kegiatan yang digagas oleh generasi muda ini dapat menjadi media promosi yang efektif. "Kami berharap pendakian dan penjelajahan Gunung Sibau ini menjadi promosi pariwisata serta menarik minat wisatawan berkunjung dan mendaki gunung tersebut," tambahnya. Ini adalah langkah strategis untuk memperkenalkan Simeulue.

Afil Maulana, Ketua Tim Mapala Seuramo Aceh, menjelaskan bahwa tujuan pendakian ini lebih dari sekadar menggali potensi wisata. Kegiatan ini juga menjadi ajang perluasan relasi dan solidaritas antar anggota Mapala. Misi ini memperkuat jaringan pecinta alam di Aceh.

Lebih lanjut, Afil Maulana menegaskan bahwa ekspedisi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Konservasi alam menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan. Mereka berkomitmen untuk tidak merusak ekosistem selama penjelajahan.

"Kegiatan ini untuk perluasan relasi dan solidaritas. Selain itu sebagai bentuk ajang promosi objek wisata pegunungan yang ada di Pulau Simeulue," kata Afil Maulana. Ini menunjukkan komitmen ganda Mapala dalam mempromosikan keindahan alam Simeulue sekaligus menjaga kelestariannya.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh, terletak di Samudra Hindia. Jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra. Wilayah ini adalah pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999 dan kini memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi