Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut akan kembali memasukkan proyek pembangunan Bandara Kediri oleh PT Gudang Garam Tbk untuk masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal tersebut guna mempermudah prosres perizinan penetapan lokasi (Penlok).
"Bandara Kediri kita masuk di proyek strategis nasional. Udah itu saja. Sudah masuk lagi. Keputusannya lagi diurus," kata Luhut di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/5).
Sebagaimana diketahui, pemerintah sebelumnya masih menyatakan akan mengkaji pembangunan Bandara Kediri untuk masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Atmadji Sumarkidjo mengatakan, dengan masuknya kembali proyek tersebut ke dalam PSN dinilai akan mempercepat proses pengerjaannya.
"Kalau jadi PSN kan soal pembebasan lahan bisa lebih cepat, kalau umpanya sepenuhnya dikerjakan swasta kan ribet. Sementara Gudang Garam yang akan membangun dan akan menghibahkan pada pemerintah," imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Abdul Kamarzuki mengungkapkan, pembangunan Bandara Kediri oleh PT Gudang Garam Tbk saat ini masih tertahan pada tahap penetapan lokasi (penlok). Penlok tersebut, terkendala oleh beberapa aturan termasuk aturan proyek strategis nasional (PSN).
"Ada beberapa aturan yang harus disesuaikan dulu, di antaranya Perpres PSN dan PP Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN). Kita tunggu masalah PSN dulu," kata Abdul.