Listrik Padam 9 Jam, Pengamat Minta PLN Diaudit Menyeluruh

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus melakukan audit PT PLN (Persero) secara menyeluruh agar peristiwa pemadaman listrik di sebagian Jakarta selama 9 jam pada Minggu (4/8) tidak terulang kembali.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Listrik Padam 9 Jam, Pengamat Minta PLN Diaudit Menyeluruh
PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus melakukan audit PT PLN (Persero) secara menyeluruh agar peristiwa pemadaman listrik di sebagian Jakarta selama 9 jam pada Minggu (4/8) tidak terulang kembali.

Analis Institute For Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) Erlika Hamdi‎ mengatakan, selama ini tidak ada pihak yang melakukan audit ‎terhadap PLN, dari proses perencanaan hingga operasional.

"Selama ini yang mengaudit dan meregulate PLN ? Nggak ada, kalau migas kan ada SKK Migas," kata Erlika, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (7/8).

Menurutnya, audit PLN harus dilakukan dari hulu hingga hilir mulai dari perencanaan pembangunan infrastruktur sampai penyaluran listrik ke pengguna, hal ini untuk menghindari pemadaman listrik terulang kembali‎.

"Audit dilakukan secara menyeluruh sistematis atas sampai bawah, perencanaan, operasional hingga ke keuangan," tuturnya.

Erlika mengungkapkan, pemadaman listrik yang terjadi di sebagian Jawa harus menjadi momentum, untuk membenahi PLN secara keseluruhan sesuai dengan tata kelola yang baik.

"Sebenarnya ini pada tempat BUMN mengawasi, karena Kementerian itu membuat regulasi. Transparansi menuju Good Corporate Governance PLN. Ini hal yang tepat untuk highlight momentum blackout (pemadaman listrik) PLN," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Rekomendasi