Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Gejugjati yang terletak di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah memulai penyediaan bahan baku untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan lokasi yang berdekatan antara gerai Koperasi Merah Putih dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyaluran bahan menjadi lebih mudah dan efisien.
"Alhamdulillah, di sini, dekat dapur MBG ada Koperasi Merah Putih," ungkap Kepala SPPG Gejugjati, Hamdani Widodo, pada Kamis (12/3).
Saat ini, SPPG Gejugjati rutin membeli minyak goreng dari KDMP Gejugjati, dan diharapkan ke depannya bahan-bahan lain seperti beras, telur, dan sayuran juga bisa dipasok dari koperasi tersebut.
"Harapan kami (dapat) mengambil produk dari yang terdekat terlebih dahulu, seperti melalui Koperasi Merah Putih (Gejugjati) ini."
Ketua KDMP Gejugjati, Muklason, juga menyampaikan bahwa dapur MBG telah memasok minyak goreng sebanyak lima karton atau 60 pouch (kemasan 1 liter) setiap minggunya. "Ke depan kita dorong ambil dari kita. Usahakan dari kita terus, bukan ke mitra yang lain," ujarnya.
Muklason juga menjelaskan bahwa antara kopdes dan dapur MBG telah menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk beberapa produk, termasuk minyak, beras, dan telur, meskipun saat ini baru penyaluran minyak yang berjalan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, berharap kolaborasi antara dapur MBG dan koperasi ini dapat menciptakan ekosistem ekonomi di tingkat desa.
"Ini yang dimaksud oleh Presiden (Prabowo Subianto), agar segala kebutuhan masyarakat itu berputar ekosistem-nya di wilayah sekitar. Sehingga, ekonomi dan keuangan berputar di sini," jelasnya.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mengangkat produk lokal, terutama dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga produk lokal dapat terserap secara maksimal. "Patut kita yakini bahwa memang koperasi adalah bagian terpenting terhadap kekuatan ekonomi masyarakat," tutupnya.