Ketua OJK harap Galeri BEI ke-300 bisa tingkatkan pasar modal RI

Minggu, 13 Agustus 2017 14:30 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
BEI perkenalkan patung Banteng Wulung. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso akan meresmikan Galeri ke-300 Bursa Efek Indonesia (BEI) di Makassar. Peresmian ini bertujuan agar masyarakat bisa memahami tentang pasar modal di Indonesia.

"Dengan semakin banyaknya Galeri BEI di seluruh wilayah di Indonesia, diharapkan pengetahuan masyarakat akan keuangan pada umumnya dan Pasar Modal pada khususnya akan semakin membaik serta meningkatkan tingkat literasi dan inklusif keuangan di Indonesia," kata Wimboh, di Gedung BEI, Minggu (13/8).

Dia menambahkan, saat ini jumlah Galeri Investasi BEI yang telah diresmikan di sepanjang tahun 2017 tercatat sebanyak 57 galeri. Dengan banyaknya galeri investasi, diharapkan pasar modal dalam negeri bisa meningkat dan memperbaiki perekonomian Indonesia.

Selain meluncurkan galeri baru, hari ini BEI juga meluncurkan 3 jenis produk terbaru di pasar modal. Peluncuran ini diharapkan akan memberikan dorongan yang sangat besar untuk penerbitan produk-produk pasar modal lainnya yang akan dipergunakan untuk pembangunan, khususnya dalam rangka pembiayaan pembangunan infrastruktur.

"Kami berharap upaya-upaya yang kami lakukan tersebut dapat meningkatkan peran pasar modal dalam mendukung upaya peningkatan ekonomi nasional ," ujarnya.

Wimboh berharap, ke depannya hal ini juga bisa mendongkrak pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Khususnya bagi pembiayaan pembangunan infrastruktur yang sedang dan akan dilakukan pemerintah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Terutama untuk memenuhi kebutuhan dana jangka panjang," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution turut mengapresiasi diluncurkannya galeri dan program baru tersebut.

"Bagus kan, ada produk baru, ada Makasar, apalagi, itu semua memperluas basis dan kapasitas, sehingga pasar modal kita itu memang harus terus dipersiapkan supaya jangkauannya lebih luas, kapitalisasinya lebih besar, dan lebih demokratis, makin menjangkau masyarakat di berbagai daerah di Indonesia," pungkasnya.

[idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.