Kenaikan tarif listrik hingga pergeseran masa panen pukul daya beli motor masyarakat

Kamis, 9 November 2017 18:34 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Kenaikan tarif listrik hingga pergeseran masa panen pukul daya beli motor masyarakat motor. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Head of Investor Relations Division PT Astra Internasional Tbk, Tira Ardianti, mengungkapkan pelemahan daya beli juga berdampak pada lini bisnis perseroan. Seperti, penjualan otomotif, khususnya sepeda motor.

Dia menilai masyarakat saat ini lebih baik menyimpan uang atau menabung daripada berbelanja. Beberapa faktor penyebab diantaranya kenaikan tarif listrik hingga bergesernya masa panen.

"Kalau untuk dua roda, saya udah cerita semester pertama itu yang konsumen dua roda itu kepengaruh dengan kenaikan misalnya dengan adminstrise fee untuk STNK, BPKB," katanya, di Hotel Sahid Eminence, Cipanas, Kamis (9/11).

Selain itu, lanjutnya, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) juga membuat masyarakat menahan diri untuk berlaku konsumtif. Sehingga hal itu berpengaruh kepada penjualan sepeda motor.

"Tarif listrik juga naik itu kan pengaruh, orang jadi kaget. Pastinya industri rumah tangga yang tarif listirknya naik juga mereka harus menyesuaikan. Tentunya ada restrukturisasi cost dari mereka akibatnya mereka juga harus lebih berhemat," ujarnya.

Dia menilai penundaan musim panen yang terjadi di semester I juga berpengaruh terhadap penjualan sepeda motor. Meski begitu, pada semester II 2017, kondisinya telah membaik karena sudah mulai panen raya kembali.

"Situasi kemarin juga di enam bulan pertama itu pengaruh penundaan dari panen juga di beberapa lokasi. Sekarang setelah periode di semester pertama lewat, di semester II sudah mulai ada panen raya lagi di beberapa daerah, jadi income menjadi naik sehingga membantu juga penjualan sepeda motor," jelas Tira.

Dia menambahkan, pada kuartal III-2017 terjadi penurunan market pada kendaraan roda dua. "Sepeda motor marketnya turun 0,3 persen tapi jauh meningkat dibanding enam bulan lalu bisa turun 9 persen. Jadi setelah ini ada peningkatan sehingga secara total udah mulai membaik," katanya. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini