Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian secara aktif mendorong PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk meningkatkan pengembangan layanan integrasi logistik multimoda internasional. Langkah ini juga mencakup pengembangan layanan transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Dorongan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing logistik nasional di kancah global.
Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, menyatakan bahwa pengembangan logistik multimoda sangat krusial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional secara menyeluruh. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan perdagangan global yang semakin ketat.
Kunjungan Kemenko Perekonomian ke PT TPS pada Minggu (05/7) dilakukan untuk mengevaluasi kemajuan layanan integrasi logistik. Evaluasi ini diawali dengan peninjauan konektivitas jalur kereta api menuju kawasan pelabuhan, termasuk sarana dan prasarana pendukung. Peninjauan tersebut memastikan kesiapan infrastruktur untuk layanan multimoda yang menghubungkan pusat logistik dengan jaringan pelayaran internasional.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Integrasi Logistik Multimoda
Integrasi layanan logistik multimoda merupakan fondasi utama dalam upaya menciptakan ekosistem logistik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Yuli Sri Wilanti menegaskan pentingnya langkah ini untuk mendukung visi pemerintah. Hal ini akan meningkatkan efisiensi, mempercepat arus barang, dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.
PT TPS memegang peran sentral sebagai salah satu simpul utama dalam layanan logistik multimoda internasional. Koridor Jakarta-Semarang-Surabaya menjadi fokus utama, mengintegrasikan moda kereta api dan kapal laut. Ini menghubungkan Stasiun Jakarta Gudang, Semarang Tawang, dan Surabaya Benteng dengan terminal petikemas utama di Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak.
Sistem terintegrasi ini dirancang untuk mendukung pengiriman barang ekspor dan impor yang lebih efisien, terintegrasi, serta berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan mampu mengurangi biaya logistik dan waktu pengiriman. Konektivitas antarmoda yang kuat juga akan mempermudah akses produk domestik ke pasar internasional.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis TPS dan Peningkatan Transhipment
Yuli Sri Wilanti menyoroti peran strategis PT TPS sebagai titik konsolidasi kargo ekspor dan distribusi kargo impor. Terminal ini menghubungkan kawasan industri dan pusat distribusi dengan jaringan pelayaran internasional. Posisi ini menjadikan TPS sangat vital dalam rantai pasok global.
Selain mendorong layanan multimoda, Kemenko Perekonomian juga mendorong peningkatan kapasitas transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak. Peningkatan ini bertujuan untuk mengonsolidasikan arus petikemas domestik dan internasional di dalam negeri. Hal ini juga akan meningkatkan utilisasi infrastruktur pelabuhan yang ada.
Peningkatan kapasitas transhipment diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan perdagangan dan pelayaran global. Yuli menambahkan bahwa inisiatif ini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian nasional. Selain itu, akan membuka peluang pertumbuhan usaha dan investasi di sektor logistik.
Advertisement
Advertisement
Komitmen TPS untuk Mendukung Konektivitas Antarmoda
Direktur Utama PT TPS, Wahyu Widodo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan layanan multimoda internasional dan transhipment. Komitmen ini diwujudkan melalui peningkatan konektivitas antarmoda secara berkelanjutan. TPS berupaya penuh untuk mendukung program pemerintah ini.
Dukungan nyata dari TPS terlihat dari tersedianya jalur rel kereta api logistik yang terhubung langsung ke dalam area kerja terbatas. Selain itu, efisiensi operasional juga ditingkatkan melalui peremajaan alat-alat bongkar muat utama dan elektrifikasi. Investasi ini menunjukkan keseriusan TPS dalam memodernisasi fasilitasnya.
Wahyu Widodo menyatakan bahwa PT TPS akan terus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Perak. Pelabuhan ini akan terus dikembangkan sebagai gerbang perdagangan internasional dan hub logistik utama untuk kawasan Indonesia bagian timur. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews