Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang menunjukkan komitmennya dalam menjaga pasokan energi nasional dengan mengerahkan Kapal Negara (KN) Nipa. Kapal ini sukses mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Misi penting ini bertujuan untuk mengatasi krisis listrik yang melanda wilayah tersebut akibat dampak cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Sebanyak 185 kiloliter (kl) BBM solar diangkut oleh KN Nipa dan telah tiba dengan selamat di Pelabuhan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, pada Selasa, 27 Januari 2026. Kedatangan pasokan BBM ini menjadi solusi sementara bagi sistem kelistrikan di beranda selatan NKRI yang sempat terganggu. Upaya ini dilakukan setelah Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melaporkan adanya keterlambatan pasokan reguler akibat kondisi laut yang tidak memungkinkan.
Lazarus Bole Padi, Kepala Seksi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) dan Armada Kantor Distrik Navigasi Kupang, menjelaskan bahwa keberangkatan KN Nipa telah melalui perhitungan matang. Mereka memanfaatkan jeda cuaca ekstrem yang terjadi di perairan NTT, memastikan pengiriman dapat dilakukan dengan aman.
Advertisement
Advertisement
Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan KN Nipa untuk distribusi BBM Rote Ndao. Kapal ini mengangkut 185 kiloliter BBM solar yang sangat dibutuhkan oleh PLTD Rote. Lazarus Bole Padi menegaskan bahwa misi ini sangat krusial mengingat tantangan logistik di tengah kondisi laut yang tidak menentu.
Keterlambatan pasokan BBM reguler ke Pulau Rote sebelumnya diakibatkan oleh cuaca ekstrem, seperti yang dikonfirmasi oleh Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Gelombang tinggi dan kondisi perairan yang berbahaya membuat kapal-kapal pengangkut sulit untuk berlayar. Situasi ini berdampak langsung pada operasional PLTD dan menyebabkan pemadaman listrik.
Sebelum KN Nipa bertolak ke Pulau Rote, tim Kantor Distrik Navigasi Kupang melakukan koordinasi erat dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mereka menunggu prakiraan cuaca yang menunjukkan ketinggian gelombang di bawah 2 meter. Pemanfaatan momentum jeda cuaca ini menjadi kunci keberhasilan pengiriman pasokan BBM yang aman.
Advertisement
Advertisement
Manajer PLN Unit Layanan Pembangkit Listrik (ULPL) Kupang, Agung Subangun, mengapresiasi bantuan distribusi BBM Rote Ndao ini. Ia menjelaskan bahwa pasokan 185 kl BBM solar tersebut akan memperkuat ketahanan listrik di Rote Ndao selama kurang lebih 4,6 Hari Operasi Pembangkit (HOP). Ini berarti PLTD dapat beroperasi secara kontinyu selama periode tersebut dengan rata-rata pemakaian 40 kl per hari.
Meskipun demikian, Agung Subangun tetap bersikap transparan mengenai kondisi kecukupan daya. Ia menyatakan bahwa kondisi kelistrikan di Rote Ndao memang belum sepenuhnya aman 100 persen. Namun, pasokan BBM yang tiba ini sangat krusial untuk mengurangi risiko pemadaman meluas di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat.
Ketersediaan BBM adalah faktor vital bagi operasional PLTD, yang menjadi tulang punggung pasokan listrik di pulau tersebut. Tanpa pasokan yang memadai, PLN akan kesulitan memenuhi kebutuhan listrik harian masyarakat, terutama saat cuaca buruk menghambat pengiriman reguler. Oleh karena itu, bantuan ini sangat berarti untuk menjaga stabilitas.
Advertisement
Advertisement
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan di lapangan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kantor Navigasi Kupang dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam misi distribusi BBM Rote Ndao ini. Menurutnya, dukungan ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama lintas instansi dapat memberikan solusi efektif.
Eko Sulistyono juga menyampaikan permohonan dukungan doa dari seluruh masyarakat agar cuaca di perairan NTT segera normal kembali. Pemulihan kondisi cuaca akan memungkinkan pasokan BBM reguler dapat masuk ke Pulau Rote tanpa hambatan. Dengan demikian, kelistrikan di Pulau Rote dapat pulih sepenuhnya dan beroperasi secara optimal.
Sinergi antara Kantor Distrik Navigasi, PLN, dan dukungan dari BMKG menunjukkan respons cepat pemerintah dalam mengatasi masalah infrastruktur penting. Upaya bersama ini diharapkan dapat segera mengembalikan kondisi normal dan memastikan masyarakat Rote Ndao mendapatkan akses listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews