Kalau mau yang asli, jangan beli viagra via internet
Merdeka.com - Sebanyak 33 persen obat seks viagra yang dijual secara online dinilai palsu. Itu didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan (MIAP) dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia setelah membeli 518 viagra lewat internet.
"Sebanyak 33 persen obat viagra yang dijual di online itu palsu," ucap pendiri sekaligus Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Widya Buenastuti, di Jakarta, Selasa (20/5).
Atas dasar itu, Widya menyarankan agar masyarakat tidak membeli obat via internet. Malas dan malu menjadi alasan yang mendasari kebanyakan masyarakat memilih membeli obat di dunia maya.
"Obat jangan pernah beli online. Untuk beli harus ketemu dokternya. Ada juga sebenarnya yang tahu tapi tidak mau tahu."
Selain itu, penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa 56 persen obat yang dijual di toko dan 13 persen obat di apotek palsu. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya