Ini persiapan Mentan Amran hadapi kemarau panjang 2017

Selasa, 24 Januari 2017 20:48 Reporter : Anggun P. Situmorang
Ini persiapan Mentan Amran hadapi kemarau panjang 2017 Amran Sulaiman. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa tahun 2017 ini akan lebih kering. Hal yang sama juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi meminta semua pihak mengantisipasi dampak panjang yang akan disebabkan oleh musim kemarau tersebut.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku siap menghadapi musim kemarau yang akan datang. Amran telah menyiapkan langkah antisipasi dari pengalaman sebelumnya.

"El nino terbesar itu terjadi tahun 2015, terbukti kita mampu keluar dari itu. Bahkan tahun 2016 kita tidak perlu impor lagi, ini suatu pencapaian yang baik," ujar Mentan Amran, di Kawasan pertanian Desa Pulo, Blora, Jawa Tengah, Selasa (24/1).

Namun demikian, Menteri Amran akan melakukan beberapa langkah antisipasi mencukupi kebutuhan pangan. Di antaranya, memaksimalkan produksi dan melakukan penampungan air selama musim hujan.

"Kita ibaratkan teman teman ini (petani) seperti Koppasus kalau TNI sudah baret merah. Kenapa El nino terbesar sepanjang sejarah tahun 2015 dapat kita lewati? Itu karena kita semua bekerja sama bersinergi," ujar Mentan Amran.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga sudah menyiapkan langkah langkah antisipasi menghadapi perubahan iklim yang telah diprediksi oleh BMKG. Ganjar mengatakan telah meminta petani untuk melakukan penyimpanan air selama musim hujan.

"El nino ini kita takutkan betul. Makanya sekarang mumpung masih hujan kita dorong embung ini, mudah mudahan semua tertampung. Musim hujan ini tampung semuanya dari pada jadi banjir. Masukkan kesana untuk persiapan di musim kering berikutnya," ujar Ganjar. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini