Identitas Lokal, Kolaborasi Lintas Sektor, dan Teknologi AI Jadi Sorotan di Bandung Marketing Week 2025

Bandung Marketing Week 2025 memberikan penghargaan Industry Marketing Champion Jawa Barat dan Public Service Awards Jawa Barat kepada individu dan institusi.

Arthur Gideon
Oleh Arthur Gideon - Reporter
Identitas Lokal, Kolaborasi Lintas Sektor, dan Teknologi AI Jadi Sorotan di Bandung Marketing Week 2025
Hari kedua Bandung Marketing Week 2025 yang merupakan rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025. (Dok MCorp) (© 2025 Liputan6.com)

Hari kedua Bandung Marketing Week (BMW) 2025 berlangsung dengan penuh semangat dan diisi berbagai acara yang menginspirasi. Sebagai bagian dari Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025, pembukaan acara ditandai dengan penampilan Drumcorps Gema Aero Dirgantara dari Universitas Nurtanio serta Tari Pesona Citra Gemilang yang dipersembahkan oleh Cantika Studio Dinas Budaya Kabupaten Bandung.

Pertunjukan ini menunjukkan betapa pentingnya identitas lokal sebagai dasar dalam strategi pemasaran daerah.

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Budi Kurnia, menegaskan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi hanya dapat diraih melalui kolaborasi antar sektor.

"Kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat adalah kunci menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat daya saing Jawa Barat," ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Senin (25/8).

Dalam sesi City Branding, Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappelitbang Kabupaten Bandung, Dadan Wardhana, menyampaikan kesiapan Kabupaten Bandung sebagai gerbang prestasi dan pariwisata Jawa Barat dengan konsep Smart City yang menekankan mobilitas tinggi, industri kreatif, dan aksesibilitas yang baik.

Bandung Marketing Week 2025 juga memberikan penghargaan Industry Marketing Champion Jawa Barat dan Public Service Awards Jawa Barat kepada individu dan institusi yang berkontribusi dalam pengembangan pemasaran daerah. Acara ini tidak hanya merayakan pencapaian, tetapi juga mendorong inovasi dan kerjasama dalam dunia pemasaran di Jawa Barat.

Bandung Marketing Week 2025: Inovasi, AI, dan Kolaborasi untuk Jawa Barat
Hari kedua Bandung Marketing Week 2025 yang merupakan rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025. (Dok MCorp) © 2025 Liputan6.com

Pada acara JABAR Represents: Bank BJB 2025 & Beyond, Arfandy, yang menjabat sebagai Wakil Pemimpin Divisi Digital Banking Bank BJB, menegaskan tekadnya untuk memperkuat sistem perbankan yang inklusif. Dalam sesi panel berjudul 'Bandung for Impact', Yudho Jatmiko dari Hartadinata Abadi Tbk. membahas tentang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memahami perilaku konsumen dengan lebih baik.

Sharon Francine dari PT Jayamas Dwi Perkasa/Sierra Mineral Water menggarisbawahi pentingnya inovasi yang berkelanjutan dalam menghadapi perubahan zaman. Sementara itu, Muhamad Haikal Azhari dari Kamaye Digital mengingatkan bahwa strategi pemasaran harus tetap mengedepankan sentuhan emosional manusia agar dapat terhubung lebih baik dengan konsumen.

Panel diskusi lainnya juga membahas penerapan AI di berbagai sektor, termasuk manajemen produk, layanan kesehatan, inklusi keuangan, dan pengelolaan merek.

Para pembicara dalam diskusi tersebut menekankan bahwa teknologi seharusnya berfungsi sebagai pendukung strategi bisnis, bukan hanya sekadar mengikuti tren yang ada. Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap penggunaan teknologi, agar tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Bandung Marketing Week 2025: Inovasi, AI, dan Kolaborasi untuk Jawa Barat
Hari kedua Bandung Marketing Week 2025 yang merupakan rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025. (Dok MCorp) © 2025 Liputan6.com

Acara berlangsung dengan meriah berkat penampilan Arumba Saung Angklung Udjo, pengumuman pemenang ANTAM Content Marketing Competition, serta pemberian penghargaan Entrepreneurial Marketing (Campus for Impact & Corporate for Impact 2025) kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam membangun ekosistem berkelanjutan.

Puncak dari acara ini adalah sesi "Tech War or Trade War: Memahami Tantangan Baru Pemasaran" yang diisi oleh Hermawan Kartajaya, pendiri dan ketua MCorp, yang membahas berbagai dinamika geopolitik, persaingan di tingkat global, serta strategi adaptif yang diperlukan di era percepatan teknologi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menutup rangkaian acara dengan memberikan apresiasi kepada BMW sebagai wadah kolaborasi yang sangat penting untuk kemajuan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Dia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam memaksimalkan potensi daerah demi mencapai keberlanjutan kota yang lebih baik.

Rekomendasi