Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga Minyak Goreng Hari ini di Pasar Tradisional dan Warung Kelontong

Harga Minyak Goreng Hari ini di Pasar Tradisional dan Warung Kelontong Minyak goreng curah. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Harga minyak goreng mengalami kenaikan, termasuk minyak goreng curah. Hal ini karena pemerintah baru saja menaikkan harga eceran tertinggi minyak goreng curah ke level Rp14.000 per liter.

Pantauan merdeka.com, di Pasar Bekasi Baru Timur, Jawa Barat, harga minyak goreng curah dibanderol Rp12.000 hingga Rp16.000 per liter. Harga ini masih diatas harga ketentuan pemerintah.

Salah satu pedangan minyak goreng curah, Susanti mengatakan, harga minyak goreng curah sebenarnya stabil sejak minyak goreng mengalami kenaikan beberapa waktu lalu. Namun, kali ini ketersediaannya di pasar lebih banyak.

"Kemarin-kemarin kan sempat kosong. Benar-benar tidak ada. Ini ada lagi, mungkin stok sudah mulai diturunkan karena minyak goreng kemasan juga sudah ada lagi kan," katanya kepada merdeka.com.

Susanti juga menjual minyak goreng kemasan namun bukan dengan merek yang dijual di minimarket dan supermarket. Harga minyak goreng kemasan ini dijual dengan harga Rp17.000 per liter.

"Ada yang kemasan, mereknya Resto. Memang ini tersedia di minimarket cuma ada di pasar tradisional. Bisa jadi pilihan kalau di minimarket mahal," katanya.

Harga Minyak Goreng di Warung Kelontong

goreng di warung kelontong rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara itu, harga minyak goreng di warung kelontong tidak jauh berbeda dengan di Pasar Tradisional. Minyak goreng kemasan dan curah sama-sama dibanderol seharga Rp18.000 per liter.

"Modal dari pasar kaya agen itu, kita beli hitungannya Rp16.000 per liter. Kita jual Rp18.000 per liter. Kan ini kita keluar juga buat uang angkut," kata salah satu pemilik warung kelontong Toto di Margahayu, Bekasi Timur.

Toto menolak untuk menjual minyak kemasan bermerek lain yang notabene mengalami harga yang lebih tinggi. "Kaya Bimoli, Tropical, Sania sama Fortune. Itu lebih mahal, butuh modal besar. Kalau Fortune kita tetap jual tapi kemasan lebih kecil," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP