Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gojek Target Gunakan 5.000 Kendaraan Listrik Tahun ini

Gojek Target Gunakan 5.000 Kendaraan Listrik Tahun ini Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) menargetkan dapat mengoperasikan 5.000 kendaraan armadanya berbasis kendaraan listrik (EV) pada tahun ini. Adapun sebagian besar akan digunakan oleh mitra pengemudi roda dua atau sepeda motor.

"Tak hanya ada motornya tapi infrastrukturnya pun kami (Gojek) ready," Kata Head of Global Transport Marketing Gojek, Amanda Parikesit, dalam konferensi virtual, Selasa (18/1).

Inovasi kendaraan listrik ini mengakomodir kenyamanan dari para pelanggan ojek online dan membantu pemerintah dalam mengakselerasi kendaraan zero emisi khususnya di bidang transportasi.

"Kami pun pada tahun ini menargetkan 1 juta Km dan 5.000 armada kendaraan listrik, dan nanti bakal lebih baik untuk lingkungan dan dukung kendaraan listrik," ujarnya.

Meski begitu, Gojek menekankan infrastruktur harus didukung agar lebih memadai agar keamanan dan kenyamanan dari para penumpang dapat mendapatkan layanan dengan baik mulai dari motor hingga mobil listrik.

"Uji coba motor listrik sampai saat ini sebanyak 500 unit dan baru tersedia mas uji cobanya di Wilayah Jakarta Selatan, jadi bagi mitra yang tertarik langsung datang aja aktif ke gerai kami, dan ada biaya sewa kendaraannya," pungkasnya.

Menperin: Grup GoTo Sudah Lirik Motor Listrik Gesits

goto sudah lirik motor listrik gesitsRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Grup Goto berkomitmen untuk menggunakan motor listrik. Dia pun memberikan bocoran bahwa perusahaan yang menaungi Gojek dan Tokopedia tersebut sudah melirik motor listrik buatan Gesits.

"Berdasarkan dari informasi yang kemarin saya dapat, salah satu yang sudah mereka lirik yaitu Gesits. Gesits itu motor listrik yang TKDN-nya sudah sangat tinggi," kata Agus di Yogyakarta pada Rabu (19/5).

Menurut Agus, pihak Gojek sendiri sudah lama mengungkapkan niatnya untuk memulai program kendaraan listrik, bahkan jauh sebelum merger dengan Tokopedia. Pemerintah pun menyambut baik rencana tersebut, terlebih lagi salah satu produsen motor listrik yang tengah dijajaki merupakan perusahaan dalam negeri.

"Tentu kami menyambut dengan baik, kami meminta kepada mereka memberi perhatian agar motor-motor listrik yang memang sudah diproduksi di Indonesia, yang TKDN-nya sudah tinggi itu yang dipakai atau yang dibeli oleh GoTo atau Tokopedia, nah komitmen itu sudah kami dapat," tutur Agus.

Komitmen GoTo tersebut akan memberi banyak manfaat. Pertama,mengurangi emisi gas karbon dengan jutaan pengendara motor Gojek. Kemudian, juga mendorong pertumbuhan industri motor listrik di Indonesia. Mengenai hal ini, pemerintah menyatakan akan terus mendukung GoTo terkait komitmen tersebut.

Kendati demikian, Agus belum bisa memastikan target penggunaan motor listrik tersebut secara komersial oleh para mitra pengemudi Gojek. Namun yang pasti akan dalam waktu dekat ini. "Segera, tapi bukan 2030 terlalu lama itu," tuturnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP