Genjot Transportasi Laut, Kemenhub Dorong Konektivitas Pelabuhan dan Industri

Senin, 24 Agustus 2020 12:21 Reporter : Merdeka
Genjot Transportasi Laut, Kemenhub Dorong Konektivitas Pelabuhan dan Industri Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R. Agus H. Purnomo mengatakan, 90 persen angkutan kargo diangkut melalui transportasi laut, di mana 40 persennya berlayar melewati wilayah Indonesia. Dengan demikian, pihaknya menyiapkan langkah-langkah dalam membangun konektivitas laut yang kompetitif dan terintegrasi.

"Pemerintah, Pak Menhub sekarang memfokuskan bagaimana konektivitas wilayah Timur dan di 3T betul-betul fokus sehingga pertumbuhan ekonomi bisa merata," ujar Agus dalam tayangan virtual, Senin (24/8).

Sesuai dengan isu strategis transportasi laut tahun 2020-2024, Kemenhub akan fokus menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung konektivitas, kemudian melakukan integrasi dan pemerataan sehingga seluruh wilayah Indonesia bisa menikmati aksesibilitas melalui jalur laut.

Mulai dari pelabuhan, hingga saat ini terdapat total 636 pelabuhan yang terdiri dari 28 pelabuhan utama, 164 pelabuhan pengumpul, 166 pelabuhan pengumpan regional dan 278 pelabuhan pengumpan lokal. Lalu, terdapat 1.321 rencana lokasi pelabuhan dengan 55 terminal yang merupakan bagian dari pelabuhan umum.

Agus menyatakan pihaknya tengah mendorong konektivitas antara pelabuhan dengan jaringan industri. Pelabuhan-pelabuhan akan diupgrade menjadi lebih besar sehingga bisa disandarkan kapal kargo yang ukurannya juga besar.

"Kita juga lakukan integrasi kawasan dengan infrastruktur. Beberapa pelabuhan didukung kawasan industri di belakangnya, kita akan bangun lagi supaya logistiknya bisa efisien," ujar Agus.

Baca Selanjutnya: Pihaknya juga akan mendorong bangkitnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini