Advertisement
Geliat pertumbuhan ini dapat terlihat dari peningkatan permintaan baru yang menunjukkan aktivitas produksi yang semakin terpacu.
Industri manufaktur di dalam negeri saat ini mengalami geliat pertumbuhan yang signifikan.
Hal ini terlihat dari peningkatan permintaan baru yang mendorong aktivitas produksi semakin terpacu. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Data Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global untuk bulan Maret 2024 menunjukkan bahwa PMI Manufaktur Indonesia berada di level 54,2. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Angka ini merupakan posisi tertinggi sejak Oktober 2021, atau dalam 29 bulan terakhir. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Pencapaian ini mencerminkan bahwa sektor manufaktur Indonesia sedang berada dalam fase ekspansi, dengan PMI di atas level 50 yang menandakan pertumbuhan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Peningkatan permintaan baru menjadi salah satu faktor utama yang mendorong aktivitas produksi. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Hal ini juga mencerminkan kepercayaan pasar dan konsumen terhadap produk-produk manufaktur dalam negeri yang semakin meningkat. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Selain itu, para pelaku industri pun turut menyambut baik perkembangan positif ini. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Advertisement
Aktivitas pekerja saat menyelesaikan produksi suku cadang otomotif dan elektronika di pabrik industri manufaktur stamping dan assembling di Tangerang, Banten, Selasa (18/06/2024). Foto: merdeka.com / Arie Basuki