Fakta Menarik! Lahan Eks Tambang Kukar Disulap Jadi Lumbung Pangan, Dukung Ketahanan Nasional

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama swasta sukses memanfaatkan lahan eks tambang Kukar seluas 1,5 hektare untuk ketahanan pangan, menjadikannya lumbung pangan strategis.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik! Lahan Eks Tambang Kukar Disulap Jadi Lumbung Pangan, Dukung Ketahanan Nasional
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama swasta sukses memanfaatkan lahan eks tambang Kukar seluas 1,5 hektare untuk ketahanan pangan, menjadikannya lumbung pangan strategis. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Mereka bekerja sama dengan perusahaan swasta, PT Baramulti Suksessarana (BSSR) Tbk, untuk proyek inovatif ini. Inisiatif ini memanfaatkan lahan bekas tambang batu bara yang luasnya mencapai 1,5 hektare. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan tidak produktif menjadi sumber pangan.

Proyek percontohan ini dimulai dengan penanaman bibit jagung jenis pipil 321 (Bisi 321 Simetal). Pemanfaatan lahan eks tambang Kukar ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Beliau menekankan bahwa program ini selaras dengan visi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Ini adalah upaya nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal.

Program ini merupakan bagian integral dari visi "Kukar Idaman Terbaik" yang menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama. Melalui berbagai bantuan, mulai dari sarana produksi hingga alat dan mesin pertanian, Pemkab Kukar berupaya memajukan sektor ini. Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi model bagi pemanfaatan lahan serupa di masa depan. Hal ini juga menjadi persiapan Kukar sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi dengan PT Baramulti Suksessarana Tbk. Kemitraan ini dinilai sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam mencapai target ketahanan pangan. Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pemanfaatan sumber daya yang ada secara optimal. Ini adalah contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

Di bawah payung program "Kukar Idaman Terbaik", sektor pertanian dalam arti luas menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah. Pemkab Kukar memberikan perhatian serius melalui berbagai bentuk dukungan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan bantuan sarana produksi, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan infrastruktur pertanian yang memadai. Semua ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Pemanfaatan lahan eks tambang Kukar menjadi penekanan penting dalam strategi jangka panjang daerah. Bupati Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa sektor pertanian akan menjadi kekuatan utama Kukar setelah era pertambangan berakhir. Dengan lahan yang luas dan potensi besar, pertanian diharapkan dapat menjadi sektor yang lebih maju dan diunggulkan. Ini adalah langkah antisipatif untuk masa depan ekonomi yang lebih hijau.

Posisi geografis Kukar yang strategis menjadikannya calon penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan semakin banyaknya pegawai dan pekerja konstruksi yang akan bermukim di IKN, kebutuhan akan pasokan pangan segar dan berkualitas akan terus meningkat. Kondisi ini memberikan peluang besar bagi Kukar untuk berperan sebagai pemasok utama. Pemkab Kukar secara aktif berupaya memenuhi kebutuhan ini.

Oleh karena itu, Pemkab Kukar terus berupaya keras untuk menjadi lumbung pangan. Targetnya bukan hanya untuk Provinsi Kalimantan Timur, tetapi juga secara khusus untuk warga IKN. Inisiatif pemanfaatan lahan eks tambang Kukar adalah bagian dari strategi besar ini. Dengan demikian, Kukar dapat menjamin ketersediaan pangan yang stabil dan berkelanjutan bagi seluruh penghuni IKN di masa mendatang.

Bupati Kukar memiliki visi yang lebih ambisius untuk kawasan 1,5 hektare lahan eks tambang tersebut. Ia berharap area ini tidak hanya terbatas pada penanaman jagung saja. Ke depan, kawasan ini diharapkan dapat berkembang menjadi area pertanian terpadu. Konsep pertanian terpadu ini bisa mencakup peternakan, budidaya tanaman palawija lainnya, dan diversifikasi produk pertanian. Ini akan menciptakan ekosistem pertanian yang lebih mandiri.

Sebagai informasi tambahan, Kabupaten Kukar saat ini merupakan produsen padi tertinggi di Kalimantan Timur. Pada tahun 2023, produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 115.103 ton. Meskipun ada sedikit penurunan, produksi tahun 2024 diproyeksikan tetap tinggi, yaitu 106.553 ton GKG. Data ini menunjukkan potensi besar Kukar dalam sektor pertanian dan perannya dalam ketahanan pangan regional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi