Fakta Menarik: Ketua Komisi IV DPR RI Dukung Akselerasi Hilirisasi Produk Olahan Susu untuk Ekspor Global

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mendukung penuh akselerasi hilirisasi produk olahan susu di Sleman guna tingkatkan nilai tambah dan peluang ekspor. Simak upaya selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Ketua Komisi IV DPR RI Dukung Akselerasi Hilirisasi Produk Olahan Susu untuk Ekspor Global
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mendukung penuh akselerasi hilirisasi produk olahan susu di Sleman guna tingkatkan nilai tambah dan peluang ekspor. Simak upaya selengkapnya! (AntaraNews)

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyatakan dukungan penuh terhadap akselerasi hilirisasi produk olahan susu. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah serta memperluas peluang ekspor produk olahan susu Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis, 09/10.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat daya saing produk pertanian, perikanan, dan peternakan di pasar global. Titiek Soeharto menegaskan bahwa Yogyakarta, khususnya Sleman, memiliki potensi besar yang perlu dimanfaatkan melalui hilirisasi produk. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan nasional.

Dalam kunjungannya, Titiek Soeharto menghadiri kegiatan bimbingan teknis akselerasi ekspor hilirisasi produk olahan susu di Bumi Naraya Farm, Girikerto, Turi Sleman. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, perwakilan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sleman, serta sejumlah petani dan peternak olahan susu kambing. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akselerasi ekspor produk olahan susu.

Pentingnya Hilirisasi dan Daya Saing Global

Titiek Soeharto menyoroti pentingnya hilirisasi dalam menghadapi era perdagangan bebas dan digitalisasi saat ini. Menurutnya, terdapat peluang besar yang harus dimanfaatkan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. "Pemerintah terus melakukan upaya besar untuk memperkuat daya saing produk pertanian, perikanan, dan peternakan di pasar global. Salah satunya, melalui akselerasi hilirisasi termasuk di Yogyakarta yang memiliki potensi besar," kata Titiek Hediati.

Pelaku usaha dituntut untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan ekspor yang kuat. Hal ini mencakup pemenuhan standar mutu produk, pengemasan yang menarik, perizinan yang lengkap, hingga sertifikasi internasional. Bimbingan teknis yang diselenggarakan menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi para pelaku usaha, petani, dan peternak, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong perluasan dan keberlanjutan kegiatan semacam ini. Tujuannya adalah agar para petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga siap berdagang dan berdaya saing secara global. Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan produk olahan susu.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Potensi Sleman

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI ini. Ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk berdiskusi mengenai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akselerasi ekspor produk olahan susu. "Terlebih Kabupaten Sleman merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian dan peternakan," ujar Harda Kiswaya.

Dalam mendukung potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan aktif melakukan peningkatan kompetensi peternak. Peningkatan ini dilakukan melalui berbagai pelatihan teknis maupun manajerial. Program-program ini dirancang untuk membekali peternak dengan keterampilan yang relevan dan mutakhir.

Upaya tersebut juga bertujuan untuk mendorong pemasaran hasil produksi peternakan secara lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak di Sleman. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target ini.

Langkah Konkret untuk Peningkatan Ekspor

Selain bimbingan teknis, kunjungan Titiek Soeharto juga diwarnai dengan seremonial penting. Acara tersebut meliputi pelepasan ekspor salak, yang menunjukkan potensi komoditas lain dari Sleman. Selanjutnya, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung produksi olahan susu, yang menjadi simbol komitmen nyata dalam pengembangan industri pengolahan susu.

Peletakan batu pertama ini disaksikan langsung oleh Titiek Soeharto dan Bupati Sleman Harda Kiswaya, menandai dimulainya fase baru dalam pengembangan fasilitas produksi. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk olahan susu. Dengan demikian, produk-produk dari Sleman akan lebih siap bersaing di pasar internasional.

Komisi IV DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Sleman berharap bahwa langkah-langkah konkret ini akan mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka. Dengan dukungan yang berkelanjutan, akselerasi hilirisasi produk olahan susu diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi