Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BUMDes Sekapuk Raih Miliaran Rupiah Usai Ubah Pembuangan Sampah Jadi Destinasi Wisata

BUMDes Sekapuk Raih Miliaran Rupiah Usai Ubah Pembuangan Sampah Jadi Destinasi Wisata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar di Desa Wisata Setigi. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur berhasil meraih omzet miliaran rupiah dari keberadaan destinasi wisata yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah. Hal ini pun meraih apresiasi dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Kata pria yang akrab disapa Gus Halim ini, keberhasilan BUMDes Sekapuk tidak lepas dari kreativitas dan inovasi warga desa setempat. Di mana sebelumnya, lokasi yang kini menjadi wisata merupakan bekas galian tambang dan tempat pembuangan sampah. Kini, kreativitas dan inovasi Desa Setigi menjadi salah satu wisata favorit di Jatim, dari Setigi dan unit usaha lain milik BUMDes Desa Sekapuk bisa meraup laba bersih Rp9,9 miliar dalam setahun.

"Saya salut atas kreativitas dan inovasi dari perangkat dan warga desa Sekapuk yang mampu melihat peluang dan potensi wilayah mereka. Bisa berubah menjadi destinasi wisata yang bisa menjadi sumber pendapatan desa," kata Gus Halim di Desa Wisata Setigi, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jumat (15/10).

Setigi sendiri kata dia, bisa menjadi desa yang patut dicontoh desa lain, karena masyarakatnya mampu memanfaatkan keindahan alam dan kearifan lokal. Manajemen yang baik dari perangkat desa juga menjadi faktor pendukung keberhasilan tersebut.

"Saya mengajak semua warga desa, sahabat desa untuk datang kesini, baik itu aparat desa pengurus BUMDes, pengelola desa wisata, disamping berwisata silahkan belajar dari pengalaman Pak Kades Sekapuk dalam melakukan inovasi," terangnya.

Terakhir, menurut Gus Halim, desa di Tanah Air memiliki potensi untuk dikembangkan, termasuk berbasis alam. Untuk itu, dirinya mengajak supaya desa lain berlomba untuk memajukan wisata di wilayahnya, supaya bisa menjadi pendapatan desa.

"Inilah yang selalu saya katakan, kalau mau membuat desa wisata buatlah desa wisata alam karena tidak dibatasi umur, ini sampai anak cucu kita masih seneng karena alami," tuntasnya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP