BPK Temukan Pertamina Jual Premium di Atas Harga Resmi

Rabu, 18 September 2019 18:34 Reporter : Merdeka
BPK Temukan Pertamina Jual Premium di Atas Harga Resmi SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan PT Pertamina (Persero) menjual jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Premium di wilayah Jawa Madura Bali (Jamali), yang melebihi harga jual eceran (HJE) ketetapan pemerintah.

Dikutip dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2019, Pertamina memperoleh kelebihan penerimaan sebesar Rp234,82 miliar‎ atas penjualan Premium di wilayah Jamali melebihi harga jual yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, konsumen di wilayah Jamali membeli JBKP Premium lebih tinggi Rp100 per liter dari harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah.

Atas temuan tersebut, BPK telah merekomendasikan Direksi PT Pertamina (Persero) agar menyetorkan kelebihan penerimaan atas penjualan JBKP Premium di wilayah Jamali sebesar Rp234,82 miliar ke kas negara.

Selain temuan atas penjualan Premium, dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2019 juga ‎menemukan kekurangan penerimaan Pertamina atas penyaluran Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) minyak tanah tahun 2018 sebesar Rp243,67 miliar tidak termasuk PPN atau sebesar Rp268,04 miliar termasuk PPN.

Kekurangan tersebut merupakan akibat dari penerapan Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 62K/10/MEM/2019 yang mengubah harga indeks pasar dan harga dasar jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak tanah dan berlaku surut sejak 1 Januari 2018, sehingga mempengaruhi nilai JBT subsidi minyak tanah tahun 2018.

‎‎Atas temuan tersebut, BPK meminta Direksi Pertamina agar berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Menteri ESDM dan Menteri BUMN, terkait kebijakan pengaturan kekurangan penerimaan dalam kegiatan penyaluran JBT Minyak Tanah tahun 2018 sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini