BPJS Ketenagakerjaan Serap Aspirasi Penghuni Griya Pekerja di Batam, Perkuat Komitmen Hunian Layak

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyerap aspirasi penghuni Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, menegaskan komitmen penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi pekerja.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BPJS Ketenagakerjaan Serap Aspirasi Penghuni Griya Pekerja di Batam, Perkuat Komitmen Hunian Layak
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyerap aspirasi penghuni Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, menegaskan komitmen penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi pekerja. (AntaraNews)

BPJS Ketenagakerjaan aktif menyerap aspirasi para penghuni Griya Pekerja di Batam, Kepulauan Riau. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat memimpin langsung kunjungan ini pada Minggu (05/4) untuk meninjau fasilitas.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdialog langsung dengan para pekerja yang tinggal di kawasan tersebut. Ini merupakan wujud nyata kepedulian lembaga terhadap kesejahteraan pesertanya.

Griya Pekerja menjadi solusi hunian layak dan terjangkau bagi pekerja, sejalan dengan program pemerintah. Program ini juga mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Griya Pekerja: Wujud Nyata Dukungan Program Pemerintah

Saiful Hidayat menjelaskan bahwa Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk dukungan konkret terhadap Program Tiga Juta Rumah. Program ini dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memenuhi kebutuhan hunian terjangkau.

Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia berkualitas. Selain itu, program ini berupaya meningkatkan daya saing serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok pekerja.

Kehadiran Griya Pekerja tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga efisiensi waktu tempuh. Lokasi yang dekat dengan kawasan industri mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pekerja.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menekankan pentingnya mengurangi risiko kecelakaan perjalanan. Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu risiko tinggi yang dihadapi pekerja saat berangkat dan pulang kerja.

Tingkat Hunian Tinggi dan Dampak Ekonomi Griya Pekerja

Di Batam, BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakan tiga lokasi Griya Pekerja yang strategis. Lokasi tersebut meliputi Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil.

Tingkat hunian di ketiga lokasi ini mencapai sekitar 98 persen, menampung sekitar 5.000 pekerja aktif. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan akan hunian layak di kawasan industri strategis.

Keberadaan Griya Pekerja juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari tumbuhnya berbagai aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian.

Reno, seorang pekerja dari Duri yang tinggal di Griya Pekerja Lancang Kuning, berbagi pengalamannya. Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat memadai serta didukung lingkungan yang aman.

Komitmen Pengembangan Griya Pekerja untuk Kesejahteraan Lebih Luas

Saiful Hidayat menegaskan bahwa Griya Pekerja merupakan bagian dari fokus utama BPJS Ketenagakerjaan. Fokus ini mengedepankan tiga prinsip, yaitu coverage, care, dan credibility.

Kehadiran program ini menjadi wujud nyata kepedulian (care) BPJS Ketenagakerjaan kepada para pesertanya. Ini adalah kontribusi nyata dalam mendukung visi pemerintah mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia.

Melihat besarnya manfaat yang dirasakan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini. Pengembangan akan menjangkau lebih banyak pekerja di berbagai wilayah.

Rencana pengembangan mencakup wilayah Pasar Minggu DKI Jakarta, Cikarang Jawa Barat, serta Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tujuannya agar semakin banyak pekerja bisa merasakan hunian layak dan terjangkau.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi