Bos PLN: Rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik kalau masyarakat kepingin

"Kalau disetujui, kalau masyarakat juga kepingin 'oh oke aku mau nambah listrik dong'. Kemungkinan tahun depan. Iya (targetnya tahun depan) kalau diizinin sama Pak Dirjen ESDM (Andy Noorsman Soemeng)," kata Sofyan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bos PLN: Rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik kalau masyarakat kepingin
Dirut PLN Sofyan Basir. ©2014 Merdeka.com

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sofyan Basir mengatakan, program penyederhanaan golongan pelanggan listrik rumah tangga baru akan direalisasikan tahun 2018 mendatang. Sebab, rencana ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah.

"Kalau disetujui, kalau masyarakat juga kepingin 'oh oke aku mau nambah listrik dong'. Kemungkinan tahun depan. Iya (targetnya tahun depan) kalau diizinin sama Pak Dirjen ESDM (Andy Noorsman Soemeng)," kata Sofyan di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (16/11).

Rencananya perubahan golongan pengguna listrik akan dilakukan di seluruh Indonesia. Namun akan dimulai di pulau Jawa. "Rencana di seluruh Indonesia mungkin tahap pertama kita bangun di Jawa dulu," ujarnya.

Soyan belum bisa menyebut biaya yang akan dikeluarkan perusahaan. Sebab, menurutnya hal tersebut belum dibahas secara detail. Yang baru dibahas biaya mengenai MCB (meter circuit breaker).

"Yang baru kami lihat adalah pergantian MCB saja. Mungkin paling kan ongkos datangi rumah 80.000 karyawan yang kerja menangani itu," katanya.

Untuk diketahui, Penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik hanya berlaku bagi pelanggan rumah tangga 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA dan 4.400 VA akan naik menjadi 5.500 VA dan tarif listrik per kWh tetap tidak mengalami perubahan sama sekali. Saat ini, tarif listrik per kWh pada rentang tersebut berada pada harga Rp 1.467.28 /kWh.

Rekomendasi