Bank Jambi Perkuat UMKM dengan Layanan Digital dan Akses KUR, Dorong Ekonomi Lokal
Bank Jambi serius perkuat UMKM di Jambi melalui inovasi layanan digital dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan.
Bank Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ekonomi daerah. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi layanan digital dan peningkatan akses permodalan bagi para pelaku usaha di Provinsi Jambi.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairil Suhairi, menyatakan bahwa strategi ini mencakup pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta layanan digital seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan mobile banking. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan bankabilitas UMKM di seluruh wilayah Provinsi Jambi, memberikan mereka kemudahan dalam bertransaksi dan mengembangkan usaha.
Inisiatif penguatan UMKM ini tidak hanya berfokus pada penyediaan modal, tetapi juga diperkuat dengan literasi keuangan dan kolaborasi erat bersama pemerintah daerah. Pendekatan holistik ini memastikan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di bawah lima persen, menunjukkan pengelolaan risiko yang baik.
Inovasi Digital dan Akses Permodalan untuk UMKM
Bank Jambi memaksimalkan penyaluran KUR, termasuk kredit super mikro dengan plafon hingga Rp10 juta dan bunga hanya tiga persen. Program ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro yang seringkali menghadapi tantangan dalam mendapatkan modal dari lembaga keuangan formal.
Selain itu, layanan digital seperti QRIS dan mobile banking dioptimalkan untuk mendukung transaksi UMKM. Inovasi teknologi ini membantu UMKM beradaptasi dengan era digital, memperluas jangkauan pasar, serta mempermudah pencatatan keuangan mereka secara efisien.
Penggunaan teknologi digital dan akses KUR merupakan strategi Bank Jambi untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif. Ini juga memastikan bahwa intermediasi perbankan dapat menjangkau hingga ke tingkat paling dasar masyarakat, mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.
Peran Strategis Bank Jambi dalam Perekonomian Daerah
Penguatan UMKM oleh Bank Jambi memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas dan pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan daerah pada sektor primer yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.
Khairil Suhairi menekankan bahwa Bank Jambi tidak hanya memperkuat fondasi ekonomi daerah, tetapi juga berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Jambi. Pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang inklusif.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi berfungsi ganda, tidak hanya sebagai lembaga intermediasi keuangan yang menyalurkan kredit. Bank ini juga menjadi penggerak ekonomi rakyat di daerah, mendukung pertumbuhan usaha lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Fokus pada Sektor Unggulan dan Capaian Positif
Bank Jambi memprioritaskan penyaluran kredit mikro dan kecil di seluruh kabupaten/kota Provinsi Jambi, menunjukkan komitmen pemerataan pembangunan ekonomi. Fokus ini bertujuan untuk memastikan peningkatan outstanding kredit UMKM secara berkelanjutan, memberikan dampak positif yang merata.
Per September 2025, Bank Jambi berhasil meningkatkan porsi kredit produktif dari total kredit sebesar Rp9,90 triliun, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Capaian ini mencerminkan transformasi portofolio yang positif dan komitmen Bank Jambi terhadap sektor riil.
Kredit Bank Jambi difokuskan pada sektor-sektor unggulan daerah seperti pertanian, perkebunan kelapa sawit dan karet, serta perdagangan. Sektor-sektor ini sangat vital dan sejalan dengan kontribusi primer yang mencapai sekitar 13 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jambi.
Sumber: AntaraNews