Sorot
{{caption}}
Prabowo Sebut Sistem Ekonomi Keliru: Orang Miskin Bertambah

{{caption}}
Prabowo ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII

{{caption}}
Danantara Bidik Konsolidasi 300 Entitas BUMN Lagi

{{caption}}
Prabowo: Ekonomi Tumbuh 5%, tapi Penduduk Miskin Bertambah

{{caption}}
Portugal vs Uzbekistan: Rekor Pribadi Bukan Prioritas Utama Cristiano Ronaldo

{{caption}}
Prabowo: Rupiah Lemah karena Kekayaan RI Mengalir ke Luar Negeri

Topik Terkait
{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Desember 2025

Bank Indonesia menahan BI-Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025 sambil merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 menjadi sekitar 3,2 persen.

{{caption}}
BI Rate Tetap 4,75 Persen: Terendah Sejak 2022, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bank Indonesia kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen, menjadikannya yang terendah sejak 2022. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,5 Persen

Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi di 2025

Ketetapan ini didapat setelah jajaran petinggi bank sentral melakukan rapat bersama selama dua hari pada 18-19 Februari 2025.

{{caption}}
BI Tahan Suku Bunga di Level 6,00 Persen

Diharapkan kinerja mata uang Rupiah terhindar dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan, Ternyata Ini Alasannya

Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi pada sasaran 2,5±1 persen pada tahun 2024 dan 2025.

{{caption}}
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6,5 Persen di Agustus 2024, Ternyata Ini Alasannya

Perry menjelaskan keputusan ini diambil agar tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability.

{{caption}}
Demi Rupiah, BI Tahan Suku Bunga di Level 6,25 Persen

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25 persen demi menjaga stabilitas Rupiah.

{{caption}}
Mengungkap Alasan Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Februari 2024

Keputusan mempertahankan suku bunga acuan ini sejalan dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

{{caption}}
Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen

kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

{{caption}}
BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Dampaknya bagi Industri Asuransi

OJK berpendapat bahwa selain BI Rate, kinerja investasi juga sangat dipengaruhi oleh keadaan keuangan yang ada.

{{caption}}
BI Perkuat Strategi Tarik Investasi Lampung, Dorong Ekonomi Daerah Melalui Energi Terbarukan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung gencar memperkuat strategi untuk menarik Investasi Lampung di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, demi mendanai proyek strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
Bupati Gorontalo Dorong Penguatan UMKM Gorontalo Melalui Ekonomi Syariah dan Digitalisasi

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi gencar dorong Penguatan UMKM Gorontalo melalui ekonomi syariah dan digitalisasi. Simak strategi pemerintah daerah tingkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

{{caption}}
Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Tembus Rp76 Ribu, Telur Ayam Rp29 Ribu per Kilogram

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan. Cabai rawit merah mencapai Rp76.300/kg dan telur ayam ras Rp29.950/kg, memicu perhatian publik terhadap stabilitas harga pangan.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
BI Rate Naik, Luhut: Justru Bagus, Fundamental Ekonomi Kita Baik

Luhut mengingatkan untuk tetap memperhatikan beberapa hal, sebab perang di Selat Hormuz belum berakhir.

{{caption}}
BI Rate Naik, Tantangan Industri Pengelolaan Investasi Bertambah

Direktur STAR Asset Management, I Nengah Sukerja mengatakan, kenaikan BI-Rate tersebut menambah tantangan bagi industri pengelolaan investasi.

{{caption}}
Bank Indonesia Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Langkah Tepat untuk Selamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen memperkuat daya tarik aset rupiah, membantu menahan arus keluar modal asing.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.