Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandara Minang bersolek, terminal diperluas & akan terhubung stasiun

Bandara Minang bersolek, terminal diperluas & akan terhubung stasiun Bandara Internasional Minangkabau. ©blogspot.com

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II terus mengembangkan bandara kelolaannya, salah satunya Bandara Internasional Minangkabau di Padang. Terminal penumpang di Bandara Bumi Minang ini akan diperluas, runway atau landasan pacu pesawat akan diperpanjang serta akan terhubung dengan stasiun kereta api.

GM Bandara Internasional Minangkabau, Suparlan mengatakan, pengembangan Bandara Minangkabau akan dilakukan melalui sinergi BUMN. Pihaknya bakal membangun jembatan penghubung yang mengantarkan penumpang dari stasiun kereta api menuju bandara.

"Di depan sudah mulai ada kereta masuk. Dari sini kurang lebih 300 meter. Dari stasiun bandara itu, kita buat sky bridge, penghubung stasiun ke terminal. Ini program kita tahun ini yang harus selesai," kata dia kepada wartawan di Padang, Sabtu (21/5).

Tahap I, bangunan terminal penumpang diperluas menjadi 36.789 m2 sehingga dapat menampung pergerakan sebanyak 3,7 juta penumpang per tahun. Kemudian pada tahap II akan dikembangkan menjadi 49.124 m2 guna menampung 5,9 juta penumpang per tahun.

Seiring dengan perluasan terminal penumpang, jumlah konter check-in akan bertambah menjadi total 32 konter dengan 5 conveyor belt pengambilan bagasi.

Konsep di dalam terminal juga akan diubah dengan memasukkan seluruh fasilitas pelayanan seperti toilet, musholla, nursery room, kids zone, dan area komersil ke dalam ruang tunggu keberangkatan sehingga menciptakan ruang lebih luas bagi penumpang pesawat.

Adapun pengembangan terminal di Bandara Internasional Minangkabau memiliki desain modern dengan mengedepankan karakter dan kearifan lokal Sumatera Barat.

Sementara itu, pengembangan di sisi udara menyentuh pengembangan runway dari saat ini berukuran 2.750 x 45 m2 menjadi 3.000 x 45 m2 guna mengakomodir operasional pesawat berukuran lebih besar. Jumlah taxiway juga akan bertambah menjadi 8 taxiway sehingga akan memperlancar lalu lintas pesawat di sisi udara guna meningkatkan on time performance maskapai dan mengakomodir lebih banyak operasional penerbangan.

Menurut Suparlan, guna memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat, Bandara Internasional Minangkabau akan segera terintegrasi dengan jalur kereta api dan sejalan dengan hal tersebut akan didirikan bangunan penghubungan sepanjang 202,5 meter antara bandara dengan stasiun kereta api.

"Adapun secara keseluruhan pengembangan kawasan Bandara Internasional Minangkabau merujuk kepada green building yang mengutamakan bangunan ramah lingkungan," tuturnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP