Bahlil Dorong Percepatan Pemerataan Listrik Sampai Dusun: Kalau Enggak Ada Listrik, Bagaimana Bicara Digitalisasi

Percepatan listrik ini harus dilakukan dengan berpedoman pada sila kelima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Bahlil Dorong Percepatan Pemerataan Listrik Sampai Dusun: Kalau Enggak Ada Listrik, Bagaimana Bicara Digitalisasi
Bahlil Dorong Percepatan Pemerataan Listrik Sampai Dusun: Kalau Enggak Ada Listrik, Bagaimana Bicara Digitalisasi (Merdeka.com)

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku telah melakukan pembahasan dengan staf Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) terkait percepatan listrik di desa dan dusun yang belum mendapatkan listrik.

Percepatan listrik ini harus dilakukan dengan berpedoman pada sila kelima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Saya kemarin bahas dengan beberapa staf dari Menristek untuk bicara tentang strategi percepatan untuk desa-desa maupun dusun-dusun yang belum mendapat listrik agar segera kita menyusun programnya dan langkah-langkahnya," kata Bahlil usai menghadiri acara forum strategis menuju kemandirian energi nasional di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Rabu (30/7).

"Kenapa? Karena keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu harus diwujudkan juga dalam konteks energi," sambungnya.

Bahlil menegaskan, listrik di era digitalisasi saat ini sangat penting untuk semua sekolah. Sebab, jika tidak adanya aliran listrik tidak akan bisa berbicara soal edukasi digitalisasi.

"Jadi di desa-desa, di kampung-kampung itu kan setiap desa menyimpulkan satu sekolah. Jadi kalau listriknya enggak ada, bagaimana kita bicara tentang edukasi digitalisasi di tingkat sekolah," tegasnya.

Komitmen Presiden Prabowo

"Ini yang kami lakukan. Cukuplah saya yang sekolah dulu tidak ada listrik gitu. Dan kita ini menjadi komitmen dan ini komitmen Bapak Presiden Prabowo juga untuk segera merumuskan dan menjalankan," sambungnya.

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) ini memastikan, untuk menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto itu tidak diperlukannya satgas.

"Enggak ada Satgas-Satgas. Langsung aja kita eksekusi. Kementerian ESDM sama PLN," pungkasnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Resmikan Energi Mineral Festival 2025

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membuka acara Energi Mineral Festival 2025. Peresmian ini dilakukan secara simbolis dengan meletakkan terarium yang di Led Cube sebagai wujud kolaborasi antara alam, inovasi dan digitalisasi.

Diketahui, kegiatan yang digelar di Hutan Kota by Plataran, Jakarta dilaksanakan selama dua hari yakni pada Rabu-Kamis, 30-31 Juli 2025.

"Ya, saya senang ya acara hari ini yang diinisiasi oleh BTV Universe. Karena ini kan adalah satu media rumah kita yang disebut oleh Pak Enggar," kata Bahlil di lokasi, Jakarta, Rabu (30/7).

"Tempat pertemunya antara regulator, akademisi dan praktisi," tambahnya.

Kemudian, kegiatan ini juga sekaligus dijadikan sebagai edukasi, informasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Khususnya anak-anak muda terkait dengan kondisi energi kita sekarang dan kita ke depan targetnya seperti apa. Termasuk dalamnya latihan sosial energi," ujarnya.

Rekomendasi