Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi (10/4), setelah beberapa waktu terakhir mengalami pelemahan akibat kebijakan tarif impor baru yang diterapkan Presiden Donald Trump. Indeks S&P 500 tercatat menguat 9,5 persen pada sesi pagi, mencatatkan penguatan terbesar sejak 2008. Sementara itu, Nasdaq 100 juga mengalami kenaikan hingga 12 persen.
Di pasar saham Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat signifikan, naik 302,62 poin atau 5,07 persen ke level 6.270,61. Indeks LQ45 bahkan melonjak lebih tinggi, yakni 6,69 persen ke posisi 714,15.
Analis dari BCA Sekuritas, Achmad Yaki, menyatakan bahwa penguatan pasar saham AS dan IHSG dipicu oleh keputusan Presiden Trump untuk menunda kebijakan tarif impor baru. Penundaan tarif impor tersebut berhasil meredakan kekhawatiran investor terkait potensi resesi ekonomi di AS.
"Penundaan tarif dagang AS selama 90 hari membuat kekhawatiran pasar global tentang dampak tarif dagang terhadap resesi menurun, sehingga meningkatkan optimisme, yang kemudian berimbas pada rebound-nya saham di bursa AS, global, dan IHSG," kata Achmad Yaki dalam wawancara dengan merdeka.com di Jakarta, Kamis (10/4).
Saat ini, kebijakan penundaan tarif impor AS menjadi sentimen utama pergerakan bursa saham dunia, termasuk IHSG. Achmad Yaki memprediksi IHSG akan terus menguat jika mampu bertahan di atas level 6.240 pada penutupan perdagangan sore ini. "Jika IHSG bertahan di atas 6.240, potensi penutupan IHSG bisa berada di kisaran 6.270-6.320," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan penangguhan tarif impor selama 90 hari untuk sebagian besar negara mitra dagang, kecuali China. Awalnya, Trump menyebutkan penangguhan tersebut hanya berlaku untuk negara-negara tertentu. Namun, Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa penangguhan tarif berlaku untuk hampir semua negara, kecuali China, dengan tarif universal sebesar 10% selama masa negosiasi.
Respons pasar global terhadap keputusan ini sangat positif, dengan Indeks Dow Jones melonjak hingga 2.000 poin dalam hitungan menit setelah pengumuman tarif baru tersebut.