5.000 Bibit Pohon Produktif: Durian Musang King Hingga Alpukat Ramaikan Pariaman, Dukung Ketahanan Pangan?

Kota Pariaman menerima 5.000 bibit pohon produktif dari Kemenhut, termasuk durian musang king dan alpukat, untuk ketahanan pangan dan ekonomi warga. Bagaimana dampak program ini bagi masyarakat?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
5.000 Bibit Pohon Produktif: Durian Musang King Hingga Alpukat Ramaikan Pariaman, Dukung Ketahanan Pangan?
Kota Pariaman menerima 5.000 bibit pohon produktif dari Kemenhut, termasuk durian musang king dan alpukat, untuk ketahanan pangan dan ekonomi warga. Bagaimana dampak program ini bagi masyarakat? (Merdeka.com)

Sebanyak 5.000 bibit pohon produktif telah disalurkan kepada 1.000 warga Kota Pariaman, Sumatera Barat, sebagai upaya strategis menjaga ketahanan pangan keluarga. Bantuan ini berasal dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI dan bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Distribusi bibit unggul ini, yang mencakup jenis durian musang king, alpukat, dan jambu madu, dilakukan secara bertahap melalui pemerintah desa. Proses penyaluran ini memastikan bibit sampai kepada warga yang memiliki lahan dan pekarangan rumah yang sesuai.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru bagi warga. Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di Pariaman.

Penyaluran dan Pengawasan Bibit Pohon Produktif

Pemerintah Kota Pariaman menyalurkan 5.000 bibit pohon produktif langsung kepada 1.000 warganya melalui pemerintah desa. Metode ini dipilih karena pemerintah desa dinilai paling memahami kondisi dan kebutuhan warganya, termasuk siapa saja yang memiliki lahan untuk penanaman.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap program ini. "Bantuan tersebut akan diawasi oleh pemerintahan desa dan penyuluh pertanian setempat guna memastikan seluruh pohon itu ditanam dan dirawat penerimanya sehingga dalam beberapa tahun ke depan bisa berbuah," ujarnya.

Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap bibit pohon produktif yang diterima warga tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat dengan baik. Harapannya, pohon-pohon ini dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah yang bermanfaat bagi penerimanya.

Pihak berwenang tidak menginginkan adanya bibit yang tidak ditanam atau terbengkalai, mengingat potensi besar dari program ini. Komitmen terhadap keberhasilan penanaman dan perawatan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ketahanan pangan dan ekonomi.

Potensi Ekonomi dan Jenis Bibit Unggul

Bibit pohon produktif yang disalurkan memiliki nilai ekonomis tinggi, di samping manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Buah-buahan yang dihasilkan nantinya tidak hanya dapat dikonsumsi sendiri, tetapi juga berpotensi untuk dijual di pasaran.

Marlina Sepa menjelaskan bahwa buah-buahan dari pohon-pohon tersebut memiliki nilai jual yang baik karena peminatnya relatif tinggi. "Kalau produksinya tinggi maka buahnya dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

Adapun jenis bibit pohon produktif yang dibagikan kepada warga antara lain durian musang king, alpukat, dan jambu madu. Ketiga jenis buah ini dikenal memiliki harga jual yang stabil dan permintaan pasar yang cukup tinggi.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan pendapatan keluarga di Pariaman. Warga didorong untuk menjaga dan merawat bibit pohon yang diterima agar dapat memberikan hasil maksimal.

Inisiasi dan Dukungan Program Pemerintah

Bantuan bibit pohon produktif ini merupakan hasil inisiasi dari anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica. Permintaan tersebut diajukan kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sumbar, yang memiliki tugas mengelola daerah aliran sungai dan rehabilitasi hutan.

Pihak pemerintah daerah menyambut baik bantuan bibit unggul produktif ini karena dinilai strategis. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di wilayah Pariaman.

Secara simbolis, bantuan bibit pohon produktif ini telah disalurkan langsung oleh Cindy Monica pada Minggu, 21 September. Hingga saat ini, proses pendistribusian bibit masih terus dilaksanakan oleh pemerintah setempat kepada warga di empat kecamatan di Pariaman.

Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Kemenhut, BPDAS Sumbar, hingga anggota DPR RI, menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Pariaman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi