Serangan Iran Ungkap Rahasia Israel Jadikan Warga Sipil Perisai Hidup, Padahal Selama ini Menuduh Hamas Melakukannya

Serangan Iran ungkap rahasia besar Israel di Tel Aviv.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Serangan Iran Ungkap Rahasia Israel Jadikan Warga Sipil Perisai Hidup, Padahal Selama ini Menuduh Hamas Melakukannya
Rudal balistik Iran yang diluncurkan ke Israel terlihat dari Nabatieh, Lebanon, Sabtu (14/6). (Ramiz Dallah/Anadolu Agency)

Konflik Iran dan Israel kian memanas. Satu demi satu kebenaran mulai terungkap. Ibu Kota Israel, Tel Aviv, diserang habis-habisan oleh rudal Iran dan menyebabkan kerusakan di tengah kota.

Akibatnya, sebuah fakta baru yang mengejutkan terungkap. Israel ternyata memanfaatkan pemukiman penduduk warga sipil sebagai markas besar militernya. Lokasinya tersamarkan karena dikelilingi oleh gedung apartemen dan perumahan.

Padahal, beberapa bulan lalu, Israel pernah menuduh Hamas membangun markas militer di bawah rumah sakit sipil. Kini, tuduhan tidak berdasar tersebut justru berbalik arah saat Iran melakukan serangan ke Tel Aviv. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.

Seorang pria di akun Tiktok @charliethecommie mengungkapkan sebuah fakta menarik tentang serangan Iran yang membombardir Tel Aviv, Israel. Pria itu mengatakan jika di tengah kota Tel Aviv terdapat sebuah peluncur kubah besi milik Israel.

Ia melanjutkan jika tentara Israel menggunakan pemukiman penduduk, apartemen, rumah sakit, hingga sekolah untuk menutupi keberadaan markas militer tersebut.

“Berapa kali selama 10 bulan terakhir kita mendengar bahwa Israel menggunakan daerah pemukiman sebagai pangkalan militer. Rumah sakit, sekolah, dan sebagainya,” kata pria tersebut dalam video di akun @charliethecommie.

Tujuan keberadaan markas militer yang diletakkan di pemukiman penduduk untuk mengelabuhi lawan serta memastikan alat-alat perang mereka terus terjaga, dan tidak menjadi target serangan oleh musuh.

Sementara itu, serangan Iran ke Tel Aviv menyebabkan kerusakan yang signifikan di kompleks Pentagon milik Israel.

“Bagaimana mereka menanamkan diri di antara penduduk sipil dan menggunakannya sebagai tameng manusia,” lanjutnya.

Dua tahun belakangan, Israel justru menuduh Hamas melakukan hal yang serupa. Yaitu membangun markas militer di bawah rumah sakit sipil. Pada tahun 2023 lalu, pejabat Israel menuduh Hamas membangun kompleks di bawah RS Al-Shifa.

Israel menuduh jika Al-Dhifa dimanfaatkan oleh Hamas agar mereka bisa mengamankan alat tempur mereka tanpa ketahuan oleh Israel. Menurut mereka, Hamas menggunakan manusia sebagai tameng untuk mendapatkan simpati.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Israel terus menerus melakukan serangan kepada masyarakat sipil di Gaza. Mereka beralasan jika serangan ke rumah sakit sipil adalah bentuk serangan terhadap Hamas yang menyimpan senjatanya di bawah tanah.

Israel mengatakan jika Hamas membangun terowongan yang luas di bawah Al-Shifa. Kemudian menghubungkannya dengan jaringan terowongan sehingga menjadi salah satu pusat sistem terowongan yang luas melintasi Gaza.

Meski begitu, tuduhan tersebut belum terbukti secara pasti. Tidak ada satu pun bukti yang jelas bahwa RS Al-Shifa adalah tameng Hamas untuk dan menjadikannya sebagai markas militer.

@charliethecommie

you can't have it both ways...

♬ original sound - Charlie The Commie
Rekomendasi