Saat bersih-bersih kamar, area kolong tempat tidur kerap menjadi bagian yang luput diperhatikan. Padahal, bagian ini sering menjadi tempat menumpuknya debu, rambut, dan kotoran kecil lain yang terbawa dari aktivitas sehari-hari.
Proses bersih-bersih akan semakin sulit jika kolong tempat tidur sempit atau digunakan sebagai tempat penyimpanan barang. Selain membuat kamar terlihat kurang bersih, debu rumah juga dapat mengandung alergen dari tungau yang berpotensi memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif.
Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Annals of Allergy, Asthma & Immunology pada 2013, Jay Portnoy dan tim menjelaskan bahwa karpet, kasur, furnitur berlapis kain, serta debu yang mengendap merupakan tempat penyimpanan alergen tungau debu. Oleh karena itu, menjaga kebersihan area bawah tempat tidur bukan sekadar persoalan estetika, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi paparan alergen di dalam rumah.
Berikut tujuh cara untuk membuat area kolong tempat tidur tidak menjadi sarang debu, dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber (5/11/2026).
Advertisement
1. Hindari Menumpuk Barang di Bawah Tempat Tidur
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391065/original/054358600_1793871170-03-penyimpanan-di-bawah-tempat-tidur.jpg)
Salah satu penyebab area bawah tempat tidur mudah menjadi sarang debu adalah kebiasaan menyimpan terlalu banyak barang di kolong ranjang. Kardus, pakaian bekas, mainan, dan benda-benda yang jarang digunakan dapat membuat area tersebut sulit dijangkau saat membersihkan kamar.
Tumpukan barang juga menciptakan banyak celah yang memungkinkan debu dan rambut terselip. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran akan semakin sulit dibersihkan karena terhalang oleh berbagai benda.
Sebaiknya, manfaatkan area bawah tempat tidur hanya untuk menyimpan barang yang benar-benar diperlukan. Sisakan ruang yang cukup agar sapu, kain pel, atau alat penyedot debu bisa menjangkau seluruh permukaan lantai. Akan tetapi membiarkan kolong tetap kosong adalah pilihan yang lebih baik agar kamar terlihat lebih rapi dan mudah dibersihkan.
Advertisement
2. Gunakan Tempat Tidur dengan Kolong yang Mudah Dijangkau
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391066/original/082005800_1793871170-Vacuuming_Under_a_Bright_Modern_Bed-1.jpg)
Desain tempat tidur turut memengaruhi kemudahan membersihkan area di bawahnya. Ranjang yang terlalu rendah atau memiliki bagian bawah tertutup rapat sering membuat debu sulit dijangkau, sehingga kotoran dapat menumpuk tanpa terlihat.
Jika sedang memilih tempat tidur baru, pertimbangkan model berkaki dengan jarak yang cukup antara rangka dan lantai. Desain seperti ini memberikan ruang bagi sapu, pel, maupun vacuum cleaner untuk masuk ke bagian bawah ranjang.
Namun, pastikan tinggi kolong sesuai dengan ukuran alat kebersihan yang digunakan di rumah. Jangan sampai ruang yang tersedia terlalu sempit sehingga alat penyedot debu tidak bisa menjangkau bagian tengah dan sudut tempat tidur.
Advertisement
3. Bersihkan Debu Menggunakan Vacuum Cleaner
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391067/original/010453500_1793871171-Vacuuming_Dust_Beneath_the_Bed-2.jpg)
Menggunakan vacuum cleaner menjadi salah satu cara praktis untuk membersihkan debu di area bawah tempat tidur. Alat ini dapat membantu mengangkat partikel kecil, rambut, dan kotoran yang sulit dijangkau menggunakan sapu biasa.
Penelitian P. J. Vojta dan tim yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives pada 2001 menemukan bahwa penyedotan debu secara intensif dapat menurunkan konsentrasi dan jumlah alergen tungau pada karpet serta furnitur berlapis kain. Penelitian berjudul Effects of physical interventions on house dust mite allergen levels in carpet, bed, and upholstery dust in low-income, urban homes tersebut juga menunjukkan bahwa hasil penyedotan intensif pada karpet dapat mendekati kondisi awal setelah empat minggu, sehingga pembersihan perlu dilakukan secara berkala.
Untuk hasil lebih optimal, gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA atau sistem filtrasi yang baik. Dalam panduan Environmental Assessment and Exposure Control of Dust Mites, Portnoy dan tim menyebutkan bahwa penyedotan rutin menggunakan vacuum dengan filter HEPA atau siklon diperlukan untuk mengangkat partikel yang mengandung tungau dari karpet dan furnitur.
Saat membersihkan, arahkan kepala vacuum ke seluruh bagian kolong, termasuk sudut dekat kaki ranjang dan bagian yang menempel pada dinding. Gunakan aksesori berbentuk pipih agar lebih mudah menjangkau ruang sempit.
Advertisement
4. Lanjutkan dengan Mengepel Lantai
Setelah debu dan kotoran terangkat menggunakan vacuum cleaner, lanjutkan dengan mengepel lantai. Langkah ini membantu membersihkan sisa debu halus atau kotoran yang masih menempel pada permukaan lantai.
Gunakan kain pel berbahan mikrofiber yang sedikit lembap agar debu dapat terangkat dengan baik. Hindari menggunakan terlalu banyak air, terutama jika lantai terbuat dari kayu atau material yang sensitif terhadap kelembapan.
Jika kolong tempat tidur sulit dijangkau, pilih alat pel dengan kepala pipih dan gagang panjang. Pastikan bagian sudut dan sisi belakang ranjang tidak terlewat saat membersihkan.
Setelah selesai, biarkan lantai mengering sebelum area tersebut kembali digunakan untuk menyimpan barang. Kondisi lantai yang terlalu lembap sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kelembapan di sekitar tempat tidur.
Advertisement
5. Hindari Menggunakan Karpet Tebal di Bawah Tempat Tidur
Karpet tebal memang dapat memberi kesan hangat dan nyaman pada kamar tidur. Namun, material ini juga berpotensi menahan debu, rambut, dan partikel kecil yang sulit dibersihkan jika tidak dirawat secara rutin.
Jika tetap ingin menggunakan karpet, pilih bahan yang tipis dan mudah dicuci. Hindari meletakkan karpet terlalu rapat hingga menutupi seluruh area bawah ranjang karena dapat menyulitkan proses pembersihan.
Advertisement
6. Simpan Barang dalam Kotak Tertutup
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391069/original/019163700_1793871171-03-penyimpanan-di-bawah-tempat-tidur.jpg)
Jika area bawah tempat tidur perlu dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan, gunakan kotak atau wadah yang memiliki penutup. Cara ini membantu melindungi barang dari debu sekaligus membuat kolong ranjang lebih mudah dirapikan.
Pilih wadah berbahan plastik yang kuat, mudah dibersihkan, dan ukurannya sesuai dengan ruang yang tersedia. Sebaiknya hindari penggunaan kardus terbuka karena permukaannya dapat menahan debu dan lebih sulit dibersihkan ketika terkena kotoran.
Pastikan barang yang akan disimpan sudah dalam keadaan bersih dan kering. Pakaian, seprai cadangan, atau perlengkapan tidur sebaiknya dimasukkan ke dalam kantong atau wadah tertutup agar tidak mudah terpapar debu.
Advertisement
7. Jaga Kelembapan Udara di Dalam Kamar
Selain membersihkan permukaan lantai, memperhatikan kelembapan kamar juga penting untuk mengendalikan keberadaan tungau debu. Partikel debu yang mengandung alergen dapat tetap berada di lingkungan rumah meskipun tungau sudah mati.
Dalam panduan ilmiah yang diterbitkan pada 2013, Portnoy dan tim menjelaskan bahwa tungau debu membutuhkan kelembapan relatif sekitar 65 persen untuk mempertahankan keseimbangan air dalam tubuhnya. Kemampuan bertahan hidup dan berkembang biak juga menurun ketika kelembapan relatif berada di bawah 50 persen.
Karena itu, usahakan kamar tidak terlalu lembap dengan menjaga sirkulasi udara tetap baik. Buka jendela secara berkala jika kondisi lingkungan memungkinkan dan gunakan dehumidifier apabila kamar cenderung lembap.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Menjaga Area Bawah Tempat Tidur Tetap Bersih
1. Bagaimana cara agar kolong kamar tidak banyak debu?
Bersihkan kolong tempat tidur secara rutin menggunakan vacuum cleaner atau sapu bergagang panjang. Hindari menumpuk barang, gunakan kotak penyimpanan tertutup jika diperlukan, dan pel lantai untuk mengangkat sisa debu yang menempel.
2. Seberapa sering kolong tempat tidur harus dibersihkan?
Idealnya, bersihkan kolong tempat tidur setidaknya satu kali seminggu agar debu dan kotoran tidak menumpuk. Jika kamar mudah berdebu atau terdapat hewan peliharaan, frekuensi pembersihan bisa ditingkatkan.
3. Apakah kolong tempat tidur sebaiknya dibiarkan kosong?
Ya, membiarkan kolong tempat tidur kosong dapat mempermudah proses pembersihan dan mengurangi tempat penumpukan debu. Namun, jika ingin memanfaatkannya sebagai tempat penyimpanan, gunakan kotak tertutup dan sisakan ruang agar lantai tetap mudah dibersihkan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391064/original/047837100_1793871170-Dusty_Space_Beneath_the_Bed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390707/original/088105400_1793854878-Gemini_Generated_Image_cosuspcosuspcosu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390806/original/043476200_1793861300-Gemini_Generated_Image_45dutr45dutr45du.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303346/original/084106500_1784627539-27ee568e-0a61-4a2e-91e4-d42615018bb1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390760/original/031879600_1793858458-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7760491/original/074588500_1780569908-12093021533919387138.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390519/original/037778400_1793847569-Mengatur_dan_Mengalihkan_Aliran_Air_Hujan.jpg)